Pipa Gas PGN Semburkan Api di Palembang, Ini Penyebabnya

Antara ยท Kamis, 27 September 2018 - 11:52 WIB
Pipa Gas PGN Semburkan Api di Palembang, Ini Penyebabnya

Ilustrasi pipa gas menyemburkan api. (Foto: dok.antara)

PALEMBANG, iNews.id - Pipa gas milik Perusahaan Gas Negara (PGN) di Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) menyemburkan api, Kamis (27/9/2018) pagi. Api diduga berasal dari salah satu kompresor milik bengkel tambal ban yang meledak, dan merusak pipa gas milik PGN yang berada di dalam tanah.

Zainuddin, salah seorang sopir ojek online mengatakan, pada awalnya ada ledakan di lokasi kejadian. Kemudian tidak lama api langsung menyembur dan semakin besar.

"Kami takut mendekat karena api semakin lama semakin besar. Kami tahu di sana ada pipa milik PGN, dan juga ada banyak pipa-pipa lain," kata Zainuddin.

Mobil pemadam kebakaran segera berdatangan sehingga membuat kemacetan di sekitar lokasi kebakaran tersebut. Pada pukul 08.30 WIB, semburan api pun padam seiring dengan dihentikannya aliran gas ke pelanggan.

 "Ada banyak orang-orang dari PGN yang mengecek dan sekitar pukul 08.30 WIB, semburan api lama-lama mengecil dan akhirnya padam," kata dia.

Sekretaris Perusahaan PGN Rahmat Hutama mengatakan, perusahaan berupaya dengan cepat untuk mengatasi insiden kebakaran sebuah bangunan bengkel yang berdampak pada pipa gas milik PGN di Palembang. Berdasarkan informasi petugas di lapangan, kebakaran yang terjadi di Jalan Demang Lebar Daun atau tepatnya di samping kolam retensi RS Siti Khadijah.

"Akumulasi panas akibat kebakaran ini mengakibatkan pipa gas milik PGN yang tertanam di bawah tanah di sekitar lokasi kejadian meleleh dan rusak. Meski kebakaran yang bermula di bengkel tersebut mengakibatkan kerusakan pipa gas PGN, namun tidak terjadi kebakaran di pipa gas PGN sendiri," kata Rahmat.

Ia mengatakan kebakaran bukan berasal dari pipa PGN namun dari bangunan bengkel yang berada dekat dengan lokasi pipa PGN. Saat ini Tim Penanggulangan Gangguan (TPG) PGN bergerak cepat dengan mematikan aliran gas di sekitar pipa yang rusak serta melokalisasi kerusakan agar tidak meluas.

"Tim langsung melakukan pengamanan lokasi menggunakan barikade dan kondisi terkini tim telah menutup valve aliras gas di lokasi," ujarnya.

Rachmat menambahkan tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut. Saat ini, TPG PGN akan melakukan sejumlah antisipasi perbaikan jalur pipa gas. Selain itu, PGN akan memastikan penyaluran gas ke pelanggan tetap optimal. "Secara otomatis suplai aliran gas bumi ke pelanggan akan mati," katanyanya.

Dia menjelaskan berdasarkan data per bulan Agustus 2018 untuk jumlah pelanggan industri komersial ada 89, jumlah pelanggan kecil 153 dan jumlah pelanggan rumah tangga ada 6.015.


Editor : Muhammad Saiful Hadi