Polisi Tetapkan 16 Tersangka Penyerangan Anggota Polsek Ulu Musi Empat Lawang

Irfan Ma'ruf ยท Kamis, 01 Agustus 2019 - 19:56 WIB
Polisi Tetapkan 16 Tersangka Penyerangan Anggota Polsek Ulu Musi Empat Lawang

Barang bukti senjata api rakitan dan senjata tajam yang diamankan dari para pelaku penyerangan anggota Polsek Ulu Musi jajaran Polres Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (31/7/2019) malam. (Foto: iNews/Amri Wijaya)

JAKARTA, iNews.id – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) telah menetapkan sebanyak 16 tersangka pascapenyerangan terhadap anggota Polsek Ulu Musi jajaran Polres Empat Lawang dan RSUD Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (31/7/2019) malam. Mereka disangkakan melakukan penganiayaan, penembakan, dan penyerangan.

“Tiga tersangka itu yang melakukan penganiayaan, penembakan, dan penyerangan kepada aparat polisi. Kemudian 13 orang lain yang menyangkut masalah penyerangan, perusakan, dan penembakan yang terjadi di RSUD Empat Lawang,” kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (1/8/2019).

Selain menetapkan 16 tersangka, aparat gabungan juga masih mengejar provokator bentrokan tersebut. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi perbedaan informasi yang diterima masyarakat. “Agar tidak terjadi bias informasi kepada masyarakat yang bisa membangkitkan tindakan anarkisme yang lain,” ujarnya.

BACA JUGA:

Massa Serang Polisi di Empat Lawang Sumsel, 7 Orang Luka-Luka

Pascapenyerangan Anggota Polres Empat Lawang Sumsel, 17 Pelaku Diamankan

Saat ini, Polda Sumsel, Polres, bupati dan tokoh masyarakat setempat, telah memberikan penjelasan kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan peristiwa tersebut. Pasca terjadinya bentrokan itu, situasi di Empat Lawang dipastikan sudah kondusif.

“Masyarakat sudah sangat paham dan tokoh-tokoh masyarakat sudah menjelaskan di dua kecamatan. Semoga, situasi ini tetap kondusif,” ujarnya.

Penyerangan ini berawal dari polisi yang mendapat laporang terkait ancaman dari sekelompok masyarakat terhadap pengurus LSM setempat, pada 30 Juli 2019. Mereka mengancam pengurus LSM karena memantau dugaan penyimpangan pelaksanaan proyek pembangunan di Kabupaten Empat Lawang.

Pengurus LSM yang merasa diancam melapor ke Polsek Ulu Musi. Polisi kemudian mencari tersangka yang mengancam pada 31 Juli 2019 di Desa Tanjung Raman, Kecamatan Pendopo. Akibatnya terjadi penyerangan terhadap polisi yang menangani kasus itu.

Dalam peristiwa penyerangan tersebut, ada dua korban luka tusuk dari anggota polisi, yakni Kanit Reskrim Polsek Ulu Musi Ipda Arsan Fajri dan Bripka Darmawan. Sementara pelaku penyerangan juga ada yang terluka.

Korban baik dari pihak polisi maupun para pelaku penyerangan kemudian dibawa ke RSUD Empat Lawang untuk mendapatkan perawatan. Suasana kembali ricuh saat sekelompok massa mendatangi RSUD Empat Lawang sekitar pukul 21.00 WIB. Aparat yang sudah berjaga-jaga sebelumnya berusaha menghalau massa. Namun, tembakan peringatan dari aparat tidak digubris.

Bentrokan pun tak terhindarkan. Saat bentrok terjadi, satu orang anggota Polres Empat Lawang, Bripda Teja terluka di bagian paha akibat ditembak massa. Sementara Bripda Agus terluka terkena senjata tajam. Sekitar pukul 22.30 WIB, suasana bisa dikendalikan. Polda Sumsel kemudian mengamankan 17 orang yang terlibat dalam penyerangan itu.


Editor : Maria Christina