Polri Sebut Ratusan Juta Pengguna Medsos Berpotensi Terpapar Hoaks

Antara ยท Selasa, 27 November 2018 - 22:35 WIB
Polri Sebut Ratusan Juta Pengguna Medsos Berpotensi Terpapar Hoaks

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

PALEMBANG, iNews.id – Ratusan juta pengguna media sosial (medsos) di Tanah Air berpotensi terpapar informasi hoaks, fitnah, dan ujaran kebencian. Hal tersebut diungkapkan Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Pol Muhammmad Iqbal.

"Berdasarkan hasil riset Global Digital Report dari Wearesocial pada tahun 2018, dijelaskan jumlah penduduk Indonesia mencapai 265 juta. Dari jumlah itu, sekitar 50 persen di antaranya pengguna internet dan aktif di medsos dan berpotensi terpapar hoaks," kata Iqbal dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kabag Pensat Divisi Humas Polri Kombes Pol Yusri Yunus pada lokakarya di Palembang, Selasa (27/11/2018).

Dalam lokakarya penguatan tim medsos dan media daring jajaran Humas Polda Sumsel, Kadiv Humas menegaskan, meningkatnya pengguna internet masih belum diimbangi dengan ketaatan mematuhi aturan berinternet. Kurangnya pengetahuan terhadap aturan dalam bermedia sosial ini sehingga warganet kerap menyebarkan berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian, SARA, dan radikalisme.


BACA JUGA:

Polri Tegaskan Netral pada Pilpres 2019

Media Dinilai Berperan Penting Meredam Isu Hoaks terhadap Pemerintah


Melihat permasalahan itu, perlu dilakukan pembinaan kepada masyarakat dengan mengedepankan fungsi humas untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Hal ini sejalan dalam mendukung keamanan dalam negeri.

Dia mengungkapkan, divisi humas Polri melalui biro multimedia berupaya menyikapi kemajuan teknologi informasi dan fenomena pemanfaatan medsos yang berdampak pada masyarakat.

"Saya mengingatkan jajaran humas memiliki tugas mulia karena dipercaya mampu membantu meningkatkan citra pemerintah, khususnya Polri dan menetralisasi hoaks," ujarnya.


Editor : Donald Karouw