Pria Bawa Golok Serang Mapolres Musi Banyuasin, 1 Polisi Luka-Luka

Edi Lestari ยท Minggu, 21 Oktober 2018 - 21:46 WIB
Pria Bawa Golok Serang Mapolres Musi Banyuasin, 1 Polisi Luka-Luka

Arison (dua kanan) pelaku penyerangan kantor Mapolres Musi Banyuasin ditangkap polisi. (Foto: iNews.id/Edi Lestari)

MUSI BANYUASIN, iNews.id - Seorang pria bersenjatakan golok mengamuk dan menyerang kantor Mapolres Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu (21/10/2018). Akibat serangan tersebut, satu anggota polisi mengalami luka-luka terkena sabetan golok.

Pelaku yang diketahui bernama Arison, warga Desa Ulak Paceh, Kecamatan Lawang Wetan, Banyuasin itu kemudian berhasil ditangkap dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Musi Banyu Asin.

Sedangkan Brigadir Marwan yang mengalami luka di kedua jarinya akibat sabetan golok harus mendapat 12 jahitan. Dari rekaman video amatir, pelaku tiba-tiba datang dan mengamuk di Mapolres sambil mengiris lehernya sendiri dengan sebilah golok.

Pelaku kemudian menantang anggota polisi yang sedang bertugas di pos penjagaan sambil mengacung-acungkan golok. Melihat hal itu, Brigadir Marwan mencoba menghentikan aksi tersebut dengan berduel dan berhasil merebut golok yang dipegang pelaku. Setelah itu, beberapa anggota polisi lainnya yang sudah bersiap sambil memegang pistol langsung meringkus pelaku.



Belum diketahui motif yang dilakukan pelaku apakah sengaja menyerang polisi atau pelaku mengalami gangguan jiwa. Rencananya, pelaku akan diperiksakan ke rumah sakit jiwa di Palembang untuk dicek kondisi kejiwaannya.

Istri pelaku, Tini mengatakan, kejadian seperti ini baru kali pertama terjadi setelah diketahui suaminya menganut ilmu hitan atau kebal tahan kulit. “Itu suami saya. Sebelumnya tidak pernah ngamuk seperti ini,” katanya.

BACA JUGA: Peserta Deklarasi #2019GantiPresiden Serang Polisi, 1 Polwan Terluka

Terapis kejiwaan Ustaz Muhamad Ansori mengakui Arison yang sempat melukai seorang anggota Polres Musi Banyuasin merupakan salah satu pasiennya yang masih dalam tahap pengobatan terapi. “Ya, dia belajar ilmu hitam. Dia solat katanya diikuti malaikat dan menari. Sudah sembuh dulu, nah baru-baru ini kambuh lagi,” katanya.

Hingga kini belum ada keterangan apa pun dari pihak Mapolres Musi Banyuasin terkait aksi pelaku menyerang kantor polisi.


Editor : Kastolani Marzuki