Rekonstruksi Pembunuhan Janda Muda, Polisi: Memang Direncanakan

Firdaus ยท Senin, 28 Januari 2019 - 18:44 WIB
Rekonstruksi Pembunuhan Janda Muda, Polisi: Memang Direncanakan

Rekonstruksi pembunuhan janda muda yang mayatnya hangus terbakar di Mapolda Sumsel. (Foto: iNews/Firdaus).

PALEMBANG, iNews.id - Polisi menggelar rekonstruksi adegan pembunuhan janda muda di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel). Para tersangka memeragakan 23 adegan mulai dari pesta sabu hingga membakar mayat korban.
 
Reka adegan ini dilakukan di halaman Mapolda Sumsel, Senin (28/1/2019). Hal ini dilakukan di kantor polisi bertujuan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.
 
"Ada 23 adegan dalam rekonstruksi ini," kata Direskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Yustan Alfiani, di Mapolda Sumsel, Kota Palembang.

BACA JUGA: Pelaku Utama Pembunuhan Janda Muda di Ogan Ilir Menyerahkan Diri
 
Kejadian berawal saat korban mendatangi kontrakan tersangka utama, AR (22), dengan sepeda motor. Mereka memang sudah janjian untuk bertemu di sana pada Sabtu (19/1/2019) sore.
 
Keduanya sempat cekcok, karena korban belum membayar utang sabu ke AR. Usai gaduh, korban yang biasa mengunjungi kontrakan, langsung mengurung diri di kamar tersangka
 
Sedangkan AR menghubungi keempat temannya, mengajak pesta sabu di halaman sekolah SD dengan kontrakan. Di sanalah, AR merencanakan pembunuhan korban, Inah Antimurti.

BACA JUGA: 4 Pembunuh Janda Muda di Ogan Ilir Ditangkap, 2 Pelaku di Bawah Umur
 
"Memang terlihat kalau pembunuhan ini sudah direncanakan," ujar Yustan.
 
Para tersangka kemudian pindah ke rumah kontrakan, mereka melanjutkan pesta sabu di sana. Kemudian, tersangka AR dan AM (22) masuk ke kamar menemui korban. Di sanalah AR memerkosa Inah.
 
Ketika AR memerkosa korban, AM membantunya dengan memegang tangan Inah. Saat Inah mulai memberontak, ketiga tersangka lainnya masuk, dan turut membantu aksi pemerkosaan tersebut.

BACA JUGA: Keterangan Ngawur, Para Tersangka Peragakan Pembunuhan Inah Antimurti
 
Usai puas menyalurkan nafsunya, AR kemudian memukul kepala korban dengan balok kayu sebanyak tiga kali, hingga tewas. Saat kondisinya tak bernyawa, AM lalu memerkosanya kembali.
 
Setelah selesai, ketiga korban langsung mengikat korban menggunakan kawat, lalu memasukkannya ke dalam karung.
 
"Rekonstruksi ini cocok dengan keterangan para tersangka sebelumnya," kata dia.

BACA JUGA: Sebelum Dibakar di Ogan Ilir, Mayat Janda 20 Tahun Diperkosa Pelaku
 
Selanjutnya, tersangka AR dan FR membawa korban dengan kendaraan pick up, lalu membuangnya. Mereka juga menutupi jasad Inah dengan ranjang, dan langsung membakarnya di lokasi tersebut.
 
Di sanalah korban kemudian ditemukan warga dalam kondisi hangus terbakar di Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal