Sadis, Bidan Desa di Ogan Ilir Dirampok dan Diperkosa di Poskesdes

Firdaus ยท Rabu, 20 Februari 2019 - 18:08 WIB
Sadis, Bidan Desa di Ogan Ilir Dirampok dan Diperkosa di Poskesdes

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara memberikan keterangan soal penanganan kasus pemerkosaan bidan desa di Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel, Rabu (20/2/2019). (Foto: iNews/Firdaus)

PALEMBANG, iNews.id – Seorang bidan desa berinisial YL (24), yang bertugas di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), dirampok dan diperkosa di pos kesehatan desa (poskesdes) sekaligus rumah dinasnya. Kini polisi sedang memburu pelaku sadis yang diperkirakan lebih dari satu orang.

Korban yang tinggal di rumah dinasnya, Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan ini, langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Hingga Rabu (20/2/2019), perempuan dengan satu anak ini masih mendapat perawatan medis akibat penganiayaan serta perkosaan yang dialaminya.

Menurut keterangan korban kepada polisi, pelaku sadis yang diperkirakan lebih dari satu orang tersebut masuk dengan cara mencongkel jendela bangunan Poskesdes Simpang Pelabuhan Dalam, Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, pada Selasa dini hari (19/2/2019). Pelaku kemudian masuk ke kamar korban.

Saat kejadian, listrik di Desa Simpang Pelabuhan Dalam sedang padam. Sementara suami korban sedang ke luar kota. Pelaku yang sudah di kamar korban langsung membekap korban, menganiaya, dan memerkosanya.

BACA JUGA:

Pemuda di Asahan Perkosa dan Aniaya Korban hingga Nyaris Tewas

Keji, Janda Muda 1 Anak Diperkosa Bergilir 8 Remaja di Takalar

Usai memerkosa dan merampok barang-barang berharga milik korban, pelaku langsung kabur. Sementara korban langsung keluar dari rumah sambil menangis meminta bantuan kepada warga sekitar.

“Saya sudah perintahkan kepada Kapolres untuk betul-betul serius menangani kasus itu dan sudah saya sampaikan kepada Puslabfor untuk dilakukan pengolahan TKP lagi secara scientific investigation,” kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Rabu (20/2/2019).

Dia menambahkan, Polda Sumsel juga akan berusaha secepatnya mengetahui identitas pelaku dan menangkap mereka. Sementara korban YL akan menjalani visum dan pemeriksaan terkait peristiwa yang dialaminya, dengan didampingi keluarga.


Editor : Maria Christina