Sebelum Dibakar di Ogan Ilir, Mayat Janda 20 Tahun Diperkosa Pelaku

Firdaus ยท Rabu, 23 Januari 2019 - 18:50 WIB
Sebelum Dibakar di Ogan Ilir, Mayat Janda 20 Tahun Diperkosa Pelaku

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menjelaskan kasus pembunuhan Inah Antimurti (20), warga Desa Pedataran Dua, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumsel, Rabu (23/1/2019). (Foto: iNews/Firdaus)

PALEMBANG, iNews.id – Korban pembunuhan sadis di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), Inah Antimurti (20), ternyata sempat diperkosa setelah dibunuh. Para pelaku kemudian membakar mayat korban untuk menghilangkan jejak, Minggu (20/1/2019).

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menjelaskan, motif pembunuhan korban, warga Desa Pedataran Dua, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim, Sumsel itu, karena memiliki utang terhadap otak pembunuhan, Asri. Para pelaku kemudian bertemu dengan korban pada Minggu malam.

Diduga pertemuan antara korban dan para pelaku, terjadi percekcokan. Pelaku kemudian berusaha memperkosa korban, namun korban melawan. Pelaku akhirnya memukul korban hingga tewas. Tak sampai di situ, para pelaku masih sempat memperkosa mayat korban.

“Mereka datang sekitar jam 10 malam ke rumah korban. Korban mau disetubuhi, melawan, lalu dipukul dan meninggal, trus disetubuhi oleh dua orang, Asri maupun Abdul Malik,” kata Kapolda Sumsel di Mapolda Sumsel, Rabu (23/1/2019).
 
Para pelaku selanjutnya memasukkan mayat korban ke karung. Mereka kemudian membawa mayat tersebut ke Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir. “Untuk menghilangkan bukti-bukti segala macam, mereka membawa mayat korban ke Inderalaya untuk dibakar,” ujar Kapolda.

BACA JUGA:

Mayat Perempuan Terbakar di Ogan Ilir Ternyata Janda Berusia 20 Tahun

Ungkap Kasus Mayat Hangus Terbakar, Kapolda Sumsel Bentuk Tim Gabungan

Dari penyelidikan, polisi akhirnya menangkap empat dari pelaku pembunuhan korban, yakni FR (25), AM (21), FB (16), dan DP (16). Mereka ditangkap di kediamannya masing-masing pada Selasa malam (22/1/2019). Sementara satu pelaku lainnya sekaligus otak pembunuhan, Asri, masih diburu.

“Asri masih dalam daftar pencarian orang (DPO), namanya Asri. Kami akan kejar sampai ke mana pun,” katanya.

Hasil tes urine juga menunjukkan para pelaku positif di bawah pengaruh narkoba. Keempat pelaku membantu dan mempunyai peran masing masing dalam pembunuhan korban, di antaranya memasukkan korban ke dalam karung dan mengangkatnya ke mobil hingga ke lokasi pembuangan.

Jasad korban ditutupi menggunakan spring bed agar tidak ketahuan. Ada juga pelaku yang disuruh membeli bensin untuk membakar korban.

Diketahui, mayat perempuan yang dibakar itu pertama kali ditemukan seorang warga yang membawa ternak kambingnya, Tugino (45), Minggu (20/1/2019) sore. Mayat diletakkan di kasur spring bed dan dibuang di semak-semak di Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir. Selain terbakar, kondisi leher dan tangan mayat tersebut juga terikat.


Editor : Maria Christina