Seorang Polisi di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan Preman

Antara ยท Minggu, 24 Februari 2019 - 10:48 WIB
Seorang Polisi di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan Preman

Ilustrasi penganiayaan. (Foto: Okezone).

PALEMBANG, iNews.id - Seorang polisi yang bertugas di Polda Sumsel dikeroyok preman saat sedang memburu tersangka kasus penusukan. Aksi penganiayaan terhadap petugas ini terjadi di kawasan Tangga Buntung, Kota Palembang.

Direskrimum Polda Sumsel, Kombes Yustan Alpiani mengatakan, korban atas nama Briptu Agus (26), anggota Subdit III Jatanras Polda Sumsel ini mengalami luka berat akibat tiga tusukan di tubuhnya. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (23/2/2019) sore.

"Awalnya anggota sedang menyelidiki kasus penusukan yang menyebabkan seorang korban meninggal dunia. Nah, saat berpapasan dengan polisi, pelaku langsung kabur," kata Yustan di Mapolda Sumsel, Kota Palembang, Minggu (24/2/2019).

Melihat pelaku kabur, Agus pun langsung melakukan pengejaran. Namun nyatanya, dia dijebak untuk masuk ke area preman. Di sana anggota Polda Sumsel tersebut langsung dikeroyok pelaku bersama teman-temannya.

"Saat sampai di lokasi, pelaku langsung teriak dan Briptu Agus dikeroyok. Ada 15-20 orang pelakunya dan tiga pelaku melakukan penusukan dengan senjata tajam pisau," kata Yustan.

Dalam kondisi luka tusuk di punggung, korban berusaha menyelamatkan diri. Dia lalu diselamatkan oleh anggota polisi lainnya yang turut memantau penangkapan pelaku dari kejauhan.

Briptu Agus kemudian langsung dibawa ke RS Bhayangkara Palembang. Tak berapa lama, polisi menangkap empat orang pelaku yakni Heriyadi, Khoiri, Ajit dan Agung.

Satu orang dari empat pelaku itu yakni Agung merupakan tersangka penusukan tahun 2018 lalu dan menyebabkan korban, Refi Saputra, meninggal dunia. Satu dari empat orang tersebut pun terpaksa dilumpuhkan karena berusaha melawan petugas.

"Sisanya masih kami kejar, sementara kondisi Briptu Agus sudah berangsur-angsur membaik," kata Yustan.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal