Terjatuh saat Bertugas, Anggota Pemadam Kebakaran Lubuklinggau Wafat

Era Neizma Wedya ยท Rabu, 21 November 2018 - 21:28 WIB
Terjatuh saat Bertugas, Anggota Pemadam Kebakaran Lubuklinggau Wafat

Ilustrasi pemadam kebakaran. (Foto: Okezone)

LUBUK LINGGAU, iNews.id – Seorang petugas pemadam kebakaran Kota Lubuklinggau, Eza Firmansyah Saputra (26), gugur saat sedang menjalankan tugasnya. Korban yang baru saja menikah itu meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Siti Aisyah Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Informasi yang dihimpun, korban sebelumnya bersama tim pemadam kebakaran sedang berupaya memadamkan kebakaran di Jalan Mangga Dua Blok A5 No74 RT01 Kelurahan Nikan Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Rabu (21/11/2018) sekitar pukul 10.12 WIB, pagi tadi.

Api yang kian membesar membuat mobil damkar yang bertugas di lokasi kehabisan air. Korban bersama dengan anggota tim lainnya lalu pergi ke Kelurahan Siring Agung untuk mengisi air.

Nahas, usai mengisi air dan akan kembali menuju lokasi kebakaran, tidak jauh dari lokasi pengisian air, korban terjatuh dari atas mobil ke jalan aspal. Diduga, korban terjatuh lantaran menghantam batang pohon yang melintang di atas jalan.

Akibatnya kejadian itu, korban mengalami luka di bagian belakang kepala dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siti Aisyah untuk mendapatkan pertolongan.

Setelah sempat menjalani perawatan, korban kemudian menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit. Selanjutnya korban langsung dibawa kerumah duka di Kelurahan Sukajadi Kecamatan Lubuklinggau Barat I.


Seketaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Lubuklinggau, Irwan Suryadi saat berada di rumah duka membenarkan korban terjatuh saat usai mengisi air di Siring Agung. “Korban bekerja sebagai petugas kebakaran sudah dua tahun dan bertugas di posko Kecamatan Lubuklinggau Barat,” ucapnya, Rabu (21/11/2018).

Iran menyebut, korban merupakan pengantin baru yang sekitar dua bulan mengarungi biduk rumah tangga. “Dengan kejadian ini keluarga besar Dinas Pemadam Kebakaran turut berduka yang sedalam-dalamnya,” katanya.


Editor : Himas Puspito Putra