Ungkap Kasus Mayat Hangus Terbakar, Kapolda Sumsel Bentuk Tim Gabungan

Firdaus ยท Selasa, 22 Januari 2019 - 17:49 WIB
Ungkap Kasus Mayat Hangus Terbakar, Kapolda Sumsel Bentuk Tim Gabungan

Lokasi penemuan mayat terbakar di Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir. (Foto: IST)

PALEMBANG, iNews.id – Sesosok mayat perempuan ditemukan hangus terbakar di semak-semak di Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel). Kondisi leher dan tangan mayat tanpa identitas tersebut juga terikat.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara langsung membentuk tim gabungan untuk mengungkap penemuan mayat pada Minggu (20/1/2019) tersebut. Saat ini, Tim Labfor bersama anggota Reskrim Polres Ogan Ilir dan Jatanras Polda Sumsel masih mengidentifikasi jenazah korban. Jenazah tersebut diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara untuk mengungkap pelaku dan penyebab kematiannya.

“Kami tidak akan main main untuk menangani kasus yang sadis dan keji ini. Tim gabungan dari Polres Ogan Ilir dan Jatanras Polda Sumatera Selatan telah turun ke lapangan melakukan penyelidikan,” kata Zulkarnain, Selasa (22/1/2019).

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menjelaskan penanganan kasus penemuan mayat terbakar pada Minggu (20/1/2019) di Desa Sungai Rambutan, Kabupaten Ogan Ilir. (Foto: iNews/Firdaus)


Kapolda juga mengimbau kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya untuk mendatangi RS Bhayangkara Palembang atau kantor polisi setempat. “Bisa saja korban bukan orang Indralaya, kan biasanya kasus-kasus begitu, korban dibawa dari luar kota, kemudian dieksekusi dengan dibakar,” ujar Zulkarnain.

Mayat perempuan yang dibakar itu pertama kali ditemukan seorang warga yang sedang membawa ternak kambingnya, Tugino (45), Minggu (20/1/2019) sore. Mayat diletakkan di kasur spring bed dan dibuang di semak-semak di Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.

Selain terbakar, kondisi leher dan tangan mayat tersebut juga terikat. Penemuan mayat ini langsung menghebohkan warga sekitar. Warga kemudian melapor ke Polres Ogan Ilir yang langsung turun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).


Editor : Maria Christina