Viral Video 2 Anggota TNI dan Polisi Adu Jotos di Jalan Raya Palembang karena Salah Paham

Firdaus ยท Rabu, 13 November 2019 - 20:10 WIB
Viral Video 2 Anggota TNI dan Polisi Adu Jotos di Jalan Raya Palembang karena Salah Paham

Dua oknum anggota TNI dan seorang polisi, adu jotos di jalan raya di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Sumsel, Rabu (13/11/2019). (Foto: iNews/Firdaus)

PALEMBANG, iNews.id – Video aksi adu jotos antara dua oknum anggota TNI dan satu polisi di jalan raya di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), viral di media sosial. Ketiganya terlibat perkelahian gara-gara salah paham saat berkendara.

Dalam video viral tersebut, terlihat tiga orang adu jotos di sekitar kawasan simpang empat lampu merah Jalan RE Martadinata, Kecamatan Ilir Timur Dua, Kota Palembang. Salah satu berpakaian seragam Polri. Sementara dua orang lainnya berpakaian biasa. Namun, keduanya diketahui anggota TNI.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa sore (12/11/2019). Perseteruan yang terjadi beberapa menit baru berhenti setelah banyak pengendara yang berhenti di lokasi kejadian.

 

BACA JUGA:

Video Viral Polisi Bersimpuh Mohon Massa Hentikan Penganiayaan terhadap Pria di Sulsel

Viral, Polisi Baku Hantam dengan Sopir Ambulans di Tebingtinggi Gara-Gara Suara Sirene

 

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi menjelaskan, ketiga oknum TNI dan polisi itu telah dimintai keterangan. Kejadian berawal saat mereka sama-sama mengendarai kendaraan roda empat. Mereka diduga saling mendahului hingga terjadi saling kejar.

Kedua kendaraan kemudian sama-sama berhenti di lokasi kejadian. Oknum polisi dan dua anggota TNI keluar dari mobil masing-masing dan terlibat cekcok mulut, hingga akhirnya adu jotos pun tak terhindarkan.

“Pukulan yang terjadi antara sesama mereka saja, tapi mereka tidak mengalami luka serius. Jadi, ini bukan perkelahian sebetulnya, tapi selisih paham antara anggota Kepolisian dengan anggota TNI,” kata Supriadi, Rabu (13/11/2019).

Supriadi menjelaskan, kasus itu telah diselesaikan di Mapolrestabes Palembang. Ketiganya sepakat untuk berdamai, baik secara internal maupun kekeluargaan.

Supriadi juga mengimbau kepada para netizen agar tidak menyebarluaskan kembali video kejadian itu. Sebab, ketiganya sudah dipertemukan dan saling memaafkan.


Editor : Maria Christina