Viral, Video Siswi SMA Negeri 4 Prabumulih Sumsel Jadi Korban Bully di Kelas

Berrie Brima ยท Senin, 26 Agustus 2019 - 20:29 WIB
Viral, Video Siswi SMA Negeri 4 Prabumulih Sumsel Jadi Korban Bully di Kelas

Siswi SMA Negeri 4 Prabumulih, Sumsel, mendorong adik kelasnya saat jam istirahat. Video aksi bully ini akhirnya viral di media sosial hingga Senin (26/8/2019). (Foto: iNews/Berrie Brima)

PRABUMULIH, iNews.id – Aksi bully masih saja kerap terjadi di sekolah. Di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel), seorang siswi SMA Negeri 4 menjadi korban bully siswi lainnya di dalam kelas. Video aksi itu pun menjadi viral di media sosial dan mendapat kecaman dari netizen.

Video berdurasi 30 detik itu diunggah sehari setelah aksi bully pada Kamis, 22 Agustus 2019 dan langsung viral. Banyak netizen mengecam pelaku dan pihak sekolah yang dianggap bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Dalam video, terlihat seorang siswi pelaku yang mengenakan jilbab putih meletakkan telapak tangannya ke wajah korban yang memakai seragam Pramuka, sambil mendorongnya. Pelaku yang belakangan diketahui siswi kelas 12 juga mendorong kepala korban, siswi kelas 10.

BACA JUGA:

Viral Remaja Bully Kakek Bikin Netizen Geram di Pringsewu, 4 Pelaku Ditangkap

Viral Siswi SMA Jadi Korban Perundungan Mahasiswi di Jayapura Papua

Tak hanya itu, pelaku yang marah-marah menggunakan bahasa daerah, menarik jilbab korban hingga kehilangan keseimbangan. Pelaku sambil menunjuk-nunjuk ke wajah korban kemudian mengancam agar korban tidak melaporkan semua tindakan dan kelakuannya dan teman-temannya kepada guru dan orang tua pelaku.

Tak lama, pelaku tampak tertawa-tawa. Setelah itu, dia kembali mengancam korban dan mendorongnya. Beberapa teman korban tampak menahan pelaku yang masih marah-marah dan mendorongnya, namun pelaku masih terus mengancam korban.

Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Prabumulih Dahril Amin mengakui siswi yang terlihat dalam video yang viral tersebut siswi mereka. Aksi bully itu terjadi di dalam kelas saat jam istirahat. Namun, dia tidak mengetahui penyebab kejadian.

“Kejadiannya hari Kamis, tanggal 22 Agustus 2019 sekitar jam 09.30 WIB pada waktu istirahat. Jadi si D mendatangi kelas ini, kemudian mereka merekam video itu. Hasilnya di-upload di grup WA mereka. Mereka ini ada dalam satu grup. Masalahnya apa, untuk sejauh ini, kami belum tahu,” kata Dahril Amin, Senin (26/8/2019).

Setelah video itu viral, pihak sekolah telah memanggil orang tua korban dan pelaku untuk berdamai. Namun, karena merasa tidak senang dengan ulah pelaku, orang tua korban langsung melaporkan tindakan kekerasan itu ke Polres Prabumulih.

“Kami juga sudah kami serahkan kepada pihak Polres bagaimana video itu menyebar sedemikian rupa sehingga bisa viral seperti itu. Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali di kemudian hari,” kata Dahril.


Editor : Maria Christina