Warga Transmigrasi di Musi Rawas Utara Diteror, Puluhan Rumah Dibakar

MNC Media ยท Minggu, 25 November 2018 - 22:49 WIB
Warga Transmigrasi di Musi Rawas Utara Diteror, Puluhan Rumah Dibakar

Seorang warga pendatang di Dusun V Desa Air Bening, Musi Rawas Utara, Sumsel mendapati rumahnya dirusak sekelompok orang. (Foto: iNews.id/Sukma Aldino)

MURATARA, iNews.id - Kasus persekusi terhadap warga pendatang di Dusun V, Desa Air Bening, Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel) semakin memprihatinkan. Warga pendatang terus diintimasi dan dirampas haknya oleh sekelompok oknum tertentu.

Oknum masyarakat yang bernama Jaiz diketahui merupakan pelaku penganiayaan bersama sekelompok orang lainnya yang kerap merampas lahan milik warga. Kelompok Jaiz juga membakar rumah dan mengusir warga transmigrasi dari perkampungan, serta melarang semua aktivitas warga hingga membubarkan paksa peribadatan warga.

Seorang warga Dusun V Desa Air Bening, Sungkono mengatakan, tindakan persekusi tersebut sudah dialami warga pendatang sejak sepekan terakhir. “Kami terus diintimidasi dan diancam oleh sekelompok warga. Kami juga dipaksa diusir dari desa ini,” katanya, Minggu (25/11/2018).



BACA JUGA: Muslim Uighur China Dipersekusi Melalui Kamp 'Pendidikan-Kembali'

Warga lainnya, Sugiman mengatakan, aksi persekusi itu mengakibatkan jumlah warga transmigran kini hanya tersisa 67 kepala keluarga (KK) dari 175 KK.

Dia berharap dan meminta perlindungan kepada pemerintah dan polisi terkait kasus persekusi yang rasis dan anarkistis tersebut. “Kami minta perlindungan dari pihak kepolisian. Kami juga sama-sama warga negara Indonesia,” tandasnya.

Kepala Desa Air Bening, Marsup mengaku hampir tiap hari mendapat laporan dari warga Dusun V terkait persekusi dan teror. “Hampir tiap hari warga laporan. Ada yang rumahnya dibakar, diambil atap sengnya dan diambil paksa rumahnya. Total rumah yang dibakar ada 20,” katanya.

 


Editor : Kastolani Marzuki