Proyek Perbaikan Jalan di Pamah Semilir Dihentikan, Warga Kecam TNGL

Stepanus Purba ยท Minggu, 09 September 2018 - 21:30 WIB
Proyek Perbaikan Jalan di Pamah Semilir Dihentikan, Warga Kecam TNGL

Tokoh masyarakat Karo Arya Sinulingga dan masyarakat Pamah Semilir di lokasi proyek perbaikan jalan yang dihentikan oleh TNGL. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba).

LANGKAT, iNews.id – Proyek perbaikan jalan penghubung dari Desa Pamah Semilir, Kabupaten Langkat menuju Kutarayat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) kini diambang kegagalan. Pasalnya, proyek tersebut dihentikan pihak Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) karena dianggap belum melakukan studi kelayakan.

Penghentian itu mengundang kecaman dari masyarakat Pamah Semilir yang sudah lama berharap perbaikan jalan tersebut terealisasi. Salah satu perwakilan masyarakat Pamah Semilir, Perdi Purba mengatakan alasan penghentian dari pihak TNGL sangat tidak masuk akal dan terkesan mengada-ada.

"Jalan ini kan sudah diaspal pada 1972, yang artinya pemerintahan saat itu sudah melakukan studi kelayakan, kenapa sekarang dibilang masih harus ada studi lagi," kata Perdi, Minggu (9/9/2018).

Perdi mengungkapkan jalan tersebut merupakan satu-satunya akses yang dipakai masyarakat Pamah Semilir untuk menjual hasil tani ke Kota Berastagi. "Dengan kondisi seperti ini maka kami kesulitan menjual hasil tani. Sementara kalau kami jual ke Binjai sudah semakin jauh dan biaya penghantaran semakin tinggi," ujarnya.

Dia menjelaskan selain dari segi ekonomi, dengan diperbaikinya jalan tersebut maka tali persaudaraan masyarakat Karo di Langkat Hulu dan Kabupaten Karo akan kembali terhubung. "Hal ini harusnya menjadi perhatian pihak TNGL, bukan malah menghambat perbaikan jalan ini," kata dia.

Sementara itu, tokoh masyarakat Karo, Arya Sinulingga mengatakan perbaikan jalan di Pamah Semilir harus segera terealisasi. Dia menegaskan perbaikan jalan itu sesungguhnya tidak melulu tentang pembangunan infrastruktur dan perkembangan ekonomi namun demi terjalinnya silaturahmi.

"Ini juga menyangkut tali persaudaraan dan darah antara masyarakat Langkat-Karo yang sejak jalan ini rusak parah sudah mulai terputus. Ini harusnya menjadi perhatian pihak TNGL," kata Arya saat meninjau lokasi proyek perbaikan jalan di Desa Pamah Semilir.


Editor : Muhammad Saiful Hadi