Pergoki Suami Selingkuh, Fitri Diseret Pakai Mobil hingga Luka-luka

Abdullah Sani Hasibuan ยท Senin, 10 September 2018 - 22:06 WIB
Pergoki Suami Selingkuh, Fitri Diseret Pakai Mobil hingga Luka-luka

Korban Fitri Rohani (33) masih dirawat di RS Dr Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi karena luka-luka saat terseret mobil suaminya. (Foto: iNews/Abdullah Sani Hasibuan)

TEBINGTINGGI, iNews.id – Seorang perempuan terkapar di rumah sakit karena mengalami luka-luka setelah diseret oleh mobil suaminya. Peristiwa nahas itu terjadi setelah dia memergoki suaminya berselingkuh dengan perempuan lain di mobil. Korban akhirnya melaporkan suaminya ke Polres Tebingtinggi.

Korban bernama Fitri Rohani (33), warga Jalan Gunung Leuser Kompleks BP7 Blok F Kelurahan Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi memaparkan, peristiwa itu terjadi pada Rabu siang, 5 september 2018 lalu di Jalan Sudirman, Kota Tebingtinggi tepatnya di jalan umum depan Istana Karaoke. Dia melihat mobil suaminya Teja Ardian (36) di pinggir jalan.

Karena curiga, Fitri lalu mendekati mobil itu. Dia terkejut melihat suaminya bersama perempuan lain. Secara spontan, dia membuka pintu dan menarik perempuan itu agar keluar dari mobil.

“Saya ada lihat mobil suami berhenti di depan ruko di Jalan Sudirman. Trus saya buka pintu mobil, ada perempuan. Dia sama perempuan di dalam. Saya tarik-tarik perempuan itu dan menyuruhnya keluar tapi enggak mau,” kata Fitri Rohani saat ditemui di RS Dr Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, Senin (10/9/2018).

Nahas, suaminya malah tega menjalankan mobil sehingga korban terseret hingga sekitar 10 meter dan mengalami luka-luka. Bahkan, warga sempat merekam kejadian saat Fitri terseret di jalan. Warga yang melihat kejadian itu akhirnya melarikan korban ke Rumah Sakit (RS) Dr Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi untuk mendapat perawatan.

“Pas saya lagi tarik perempuan itu, trus dia melajukan mobilnya sampai saya terseret dan jatuh. Kurang lebih 10 meter lah saya terseret di jalan,” papar Fitri Rohani.

Karena tidak terima dengan perlakuan suaminya, dia dengan berat hati melaporkan pria yang berprofesi sebagai PNS itu ke Mapolres Tebingtinggi. Surat Tanda Laporan Pengaduan itu ditandatangani KSPK Ipda GS Manullang.

Kini, dia berharap agar suaminya dapat dihukum sesuai dengan perbuatannya yang telah tega selingkuh dan menyeretnya di jalan. “Harapan saya minta keadilan aja,” ujarnya.

Sementara Polres Tebingtinggi sampai saat ini masih sedang melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait kasus itu. Bila terbukti melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), suami korban terancam hukuman 15 tahun kurungan penjara.


Editor : Maria Christina