Polisi Berhasil Tangkap 2 Pengedar Narkoba Jenis Sabu di Medan

Stepanus Purba ยท Jumat, 14 September 2018 - 13:46 WIB
Polisi Berhasil Tangkap 2 Pengedar Narkoba Jenis Sabu di Medan

Kedua tersangka pengedar narkoba jenis sabu saat diamankan anggota Satresnarkoba Polrestabes Medan. (Foto: Ist)

MEDAN, iNews.id - Satresnarkoba Polrestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut) berhasilkan mengagalkan upaya peredaran narkoba jenis sabu seberat dua kilogram (kg). Barang haram tersebut milik kedua tersangka yakni Lin Cin An alias Bubi (23) warga Delitua, Deliserdang dan Fael (35) Warga Sumber Mulyo, Binjai.

AKBP Raphael Sandhy Cahya mengatakan, kedua bandar narkoba ini ditangkap oleh petugas di dua lokasi yang berbeda. Penangkapan keduanya berawal dari informasi masyarakat bahwa akan ada transaksi narkoba di seputaran Jalan Binjai tepatnya di depan Hotel Milala, KM 12,5 Binjai-Medan, pada Selasa (10/9/2018).

"Mendapat informasi berharga, kami langsung terjun ke lokasi untuk menyelidiki dan memantau lokasi yang dilaporkan," kata Raphael Jumat (14/9/2018).

Setelah melakukan pemantauan beberapa saat, kata dia, polisis melihat seorang pria bernama Lin Cin An alias Bubi dengan ciri-ciri yang disampaikan oleh masyarakat tengah menunggu di depan Hotel Milala.

Setelah menyakini pria tersebut merupakan target operasi, Raphael kemudian memerintahkan anggotanya untuk menangkap Lin Cin An. "Saat kita amankan dan lakukan penggeledahan, petugas berhasil menemukan satu bungkus plastik yang berisi sabu seberat satu kg," ujar Raphael.

Tak berhenti di situ, polisi kemudian menginterograsi kepada Bubi terkait asal muasal barang haram tersebut. Kepada petugas, Bubi mengaku membeli barang tersebut dari rekannya yang bernama Fael.

"Kami kemudian melakukan pengejaran terhadap tersangka Fael dan mengamankannya di kawasan Jalan Dr Wahidin Gang Bahagia. Dari tangan tersangka kita berhasil mengamankan satu Kg Sabu," ujar Raphael.

Kedua tersangka kini berada di Polrestabes Medan untuk menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkapkan jaringan yang lebih besar lagi.


Editor : Muhammad Saiful Hadi