Sabu yang Diamankan dari Speedboat Asal Malaysia Bernilai Rp134 Miliar

Stepanus Purba ยท Jumat, 14 September 2018 - 22:16 WIB
Sabu yang Diamankan dari Speedboat Asal Malaysia Bernilai Rp134 Miliar

Panglima Komando Angkatan Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI AL Yudo Margono menunjukkan barang bukti sabu saat konferensi pers, Jumat sore (14/9/2018). (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id – Pascapengungkapan kasus upaya penyelundupan narkoba jenis sabu asal Malaysia dengan speedboat pada Kamis (13/9/2018), Panglima Komando Angkatan Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI AL Yudo Margono menggelar konferensi pers di Dermaga 1 Lantamal Belawan, Jumat sore (14/9/2018). Dia memastikan barang bukti sabu-sabu yang diamankan seberat 67,428 kilogram dan diperkirakan bernilai Rp134 miliar.

Yudo mengungkapkan, hasil penggeledahan speedboat dari Penang, Malaysia ke Suruwei, Aceh, Indonesia dengan dua awak kapal tersebut, petugas menemukan dua tas berukuran besar. Di dalamnya terdapat 62 bungkusan yang diduga berisi sabu-sabu. Sebelumnya, beratnya diperkirakan mencapai 150 kg. Namun setelah ditimbang, berat total mencapai 67,428 kg.

“Setelah dicek ternyata benar ini adalah sabu-sabu dengan kualitas yang super seberat 67,428 kilogram dan bernilai Rp134 miliar,” paparnya.

BACA JUGA: TNI AL Amankan Speedboat Selundupkan 150 Kg Sabu dari Penang ke Aceh

Barang bukti tersebut selanjutnya diamankan dan dijaga ketat di kantor Pos Lantamal 1 Belawan. “Selain itu, kami juga mengamankan 1 speedboat dari kayu lapis viberglass berwarna hijau les merah putih dengan mesin tempel jenis Yamaha 200 PK,” ujarnya.

Penggagalan penyelundupan sabu ini berawal dari informasi yang diperoleh TNI AL Lantamal I Belawan dari Intelijen pada Selasa, 11 September 2018. Sebuah speedboat akan masuk dari Penang, Malaysia ke daerah Suruwei, Aceh, membawa sabu-sabu.

Berdasarkan informasi tersebut, Kamis, 13 September 2018 sekitar pukul 06.15 WIB, dua personel Posal Seruwei melakukan pengintaian dengan menggunakan perahu. Pukul 06.45, tim Patroli Posal Suruwei menemukan speedboat yang mencurigakan di daerah alur Kuala Peunaga Lama.

“Kapal itu disuruh berhenti, ternyata melarikan diri. Tim mengejar dan mengandaskan kapal, kemudian ada dua orang yang melarikan diri masuk hutan dan tidak tertangkap,” kata Yudo.

Tim selanjutnya menarik dan mengamankan speedboat serta barang bukti berupa dua tas koper besar. Tim juga mengamankan tiga tas punggung dan satu tas pinggang. Dari dalam tas ditemukan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu.

“Karena mungkin sudah dari perairan selat Singapura sudah dijaga ketat, mereka mengambil jalur dari Sabah ke Suruwei,” ujarnya.

Yudo mengatakan, pengungkapan kasus ini bentuk komitmen dari TNI AL untuk ikut berperan aktif dalam upaya pemberantasan upaya peredaran narkoba di Indonesia. Hingga saat ini, tim juga masih mengejar dua pelaku yang melarikan diri dari kapal speedboat.


Editor : Maria Christina