Datangi Pasar di Medan, Sandi Prihatin Daya Beli Masyarakat Turun

Antara, Stepanus Purba ยท Minggu, 16 September 2018 - 19:54 WIB
Datangi Pasar di Medan, Sandi Prihatin Daya Beli Masyarakat Turun

Bakal cawapres Sandiaga Salahuddin Uno menyapa pedagang di Pasar Lima Marelan, Medan, Sumatera Utara, Minggu (16/9/2018). (Foto: Instagram).

MEDAN, iNews.id – Bakal cawapres Sandiaga Salahuddin Uno prihatin dengan situasi ekonomi bangsa berlakangan ini. Berdasarkan pengalamannya bertegur sapa dengan masyarakat, harga kebutuhan pokok dirasakan semakin mahal.

Keprihatinan terhadap situasi ekonomi itu juga kembali dirasakan saat mantan wagub DKI Jakarta ini menyapa pedagang di Pasar Lima Marelan, Medan, Sumatera Utara, Minggu (16/9/2018).

Sebagaimana kunjungannya ke sejumlah daerah, pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019 itu berdialog dengan warga dan pedagang. Kali ini Sandi menceritakan pertemuannya dengan Epi, pedagang pakaian. Menurutnya, Epi saat ini mengaku kesulitan berdagang karena sepinya pembeli.

”(Sepi pembeli) karena daya beli masyarakat yang sedang menurun. Ini salah satu bukti bahwa ekonomi kita semakin dirasakan oleh masyarakat yang terdampak langsung. Saya yakin banyak ibu-ibu Epi lainnya yang merasakan hal yang sama di pasar tradisional,” kata Sandi, Minggu (16/9/2018).

Cerita sama dilontarkan Manik, pedagang cabai merah yang mengaku dagangannya sepi karena kenaikan harga-harga dan masyarakat sulit membelinya.

BACA JUGA: Sindir Sandi, Ida Fauziyah: Tempe di Pasaran Tak Setipis Kartu ATM

Lain lagi dengan Isni, seorang ibu yang mengeluhkan harga barang kebutuhan pokok kian mahal. Dia berharap harga-harga dapat turun dan terjangkau sehingga biaya hidup lainnya seperti kewajiban membayar listrik dan air bersih tak menjadi beban berat.

Merespons keluhan itu, Sandi mengatakan, stabilitas harga merupakan salah satu kunci dari perputaran roda ekonomi. Bila ekonomi terus bergerak, Indonesia akan mencapai kesejahteraan dan mampu mengentaskan kemiskinan maupun pengangguran.

”Saya dan Pak Prabowo akan komit, berpihak pada rakyat Indonesia. Kami ingin adanya stabilitas ekonomi secara mikro yang dapat berdampak langsung kepada masyarakat khususnya pedagang UMKM dan masyarakat akar rumput. Saya berharap pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang positif dapat mampu dirasakan bersama-sama oleh masyarakat Indonesia,” ujarnya.


Editor : Zen Teguh