43 Rumah Terbakar di Medan Petisah, 385 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Stepanus Purba ยท Rabu, 02 Oktober 2019 - 12:22 WIB
43 Rumah Terbakar di Medan Petisah, 385 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Puluhan rumah warga tinggal puing-puing pascakebakaran di Gang Langgar dan Gang Pasir, Kecamatan Medan Petisah, Medan, Sumut, Rabu (2/10/2019). (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

MEDAN, iNews.idKebakaran hebat menghanguskan 43 rumah di Gang Pasir dan Gang Langgar, Lingkungan IX, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Petisah, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (1/10/2019) malam. Akibatnya, sebanyak 385 orang warga kehilangan tempat tinggalnya.

Untuk memadamkan api, petugas mengerahkan 24 mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Pemko Medan. Namun, karena banyak rumah semi permanen dan banyak bahan yang mudah terbakar, api dengan cepat membesar. Petugas pemadam kebakaran kesulitan mengendalikan api.

“Api baru berhasil kami padamkan pada Rabu (2/10/2019) sekitar jam 01.00 WIB setelah petugas bekerja kurang lebih selama empat jam,” kata Sekretaris Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Nurly, Rabu (2/10/2019).

BACA JUGA:

Kebakaran Landa Rumah Warga di Padang, 1 Orang Tewas Terjebak Kobaran Api

150 Kios di Oksibil Papua Terbakar, Polisi: Ini Ulah Sekelompok Pemuda Mabuk

Nurly mengungkapkan, dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah yang menjual elpiji. Percikan api dengan cepat membakar rumah dan membesar hingga menjalar ke puluhan rumah lain.

“Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian,” ujar Nurly.

Kebakaran mengakibatkan ratusan warga yang tinggal di dua gang, Gang Langgar dan Gang pasir, terpaksa mengungsi. Untuk sementara, warga tinggal di musala yang tak jauh dari lokasi kejadian.

“Sementara kami tinggal di musala dulu. Untuk selanjutnya kami akan mencari tempat tinggal baru atau bagaimana lah nanti,” kata salah satu korban Hamzah yang rumahnya ludes dilahap si jago merah.

Hamzah mengungkapkan, saat ini warga sangat membutuhkan uluran tangan agar bisa memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Warga terutama membutuhkan makanan dan pakaian. “Karena hampir semua barang tidak ada yang bisa diselamatkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Lingkungan IX, Misli Lubis memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran yang terjadi di Gang Pasir dan Gang Langgar. Namun, sebanyak 63 KK kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi.

“Kami sudah mendirikan dapur umum dibantu oleh karang taruna untuk membantu warga,” kata Misli.


Editor : Maria Christina