5 Korban Mobil yang Terjun ke Sungai Wampu di Langkat Dimakamkan

Erwin Syah Putra Nasution, Stepanus Purba ยท Sabtu, 19 Januari 2019 - 18:51 WIB
5 Korban Mobil yang Terjun ke Sungai Wampu di Langkat Dimakamkan

Proses pemamakaman lima korban mobil yang tercebur ke Sungai Sei Wampu, Kabupaten Langkat, Sumut, Sabtu (19/1/2019). (Foto: iNews/Erwin Syah Putra Nasution)

LANGKAT, iNews.id – Lima dari tujuh korban mobil yang terjun ke Sungai Sei Wampu di Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), dimakamkan, Sabtu sore tadi (19/1/2019) di taman pemakaman umum (TPU) Dusun VI Desa Setungkit, Kecamatan Wampu.

Puluhan keluarga dan warga tampa hadir dalam proses pemakaman lima orang korban yang merupakan satu keluarga. Kelima korban tewas yakni, Suyadi Kudo Kusmono (68), Sarinem (90), Sujoko Arta Winata (4), Riski (9), dan April (4). Kelima jenazah dimakamkan berdampingan.

Sementara itu, pihak Kepolisan Sektor (Polsek) Stabat masih terus melakukan identifikasi di lokasi kejadian. Polisi mencari keterangan dari sejumlah warga terutama pengemudi perahu yang mengetahui tentang kronologi mobil Taft GT berpenumpang tujuh orang teresbut tercebur ke dalam Sungai Sei Wampu, Jumat (18/1/2019).

BACA JUGA:

Mobil Masuk Sungai Wampu di Langkat, 5 Orang Tewas dan 2 Hilang

Pencarian 2 Korban Hilang di Sungai Sei Wampu Langkat Masih Berlanjut

Hingga kini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, Tagana, Polrim dan TNI juga masih melakukan penyisiran di sekitar sungai dengan menurunkan dua perahu karet.

Namun, hingga Sabtu sore menjelang malam, petugas belum menemukan dua orang lainnya yang menjadi korban mobil nahas tersebut. Kedua korban yang belum ditemuka, yakni Nurhayati (48) dan Kliwon (50), yang merupakan pasangan suami istri.

Kepala BPBD Kabupaten Langkat Iwan Sahri mengungkapkan, pasangan  suami istri itu diduga hilang terseret arus Sungai Wampu saat berusaha keluar dari kaca mobil, sesaat setelah mobil yang mereka tumpangi tercebur. “Sementara lima orang penumpang lainnya meninggal dunia karena terjebak di dalam mobil,” kata Iwan.


Editor : Maria Christina