5 Remaja Sekap dan Siksa Temannya Gara-gara Sepeda Motor Hilang

M Zainal Tanjung ยท Senin, 09 April 2018 - 23:00 WIB
5 Remaja Sekap dan Siksa Temannya Gara-gara Sepeda Motor Hilang

Kelima remaja tersangka penculikan digiring ke sel tahanan Polres Binjai. (Foto: iNews/Muhamad Zainal Tanjung)

BINJAI, iNews.id – Lima orang remaja ditangkap petugas Unit Reskrim Polres Binjai setelah menculik dan menganiaya teman mereka. Selama tiga hari disekap, korban mengaku mendapat penyiksaan fisik. Lima tersangka, warga Kelurahan Pujidadi, Kecamatan Binjai Selatan, masih menjalani pemeriksaan intensif di bagian Unit Reskrim Polres Binjai, Senin (9/4/2018).

Dari hasil pemeriksaan sementara, aksi penculikan dipicu dendam salah seorang tersangka kepada korban yang juga temannya bernama Roni (15). Tersangka tidak terima sepeda motornya yang hilang setelah dibawa korban saat hendak membeli rokok.

Menurut korban, sepeda motor hilang karena dia dibegal di perjalanan. Karena takut dan tidak punya uang untuk mengganti sepeda motor pinjaman itu, korban melarikan diri dan dan baru pulang ke Binjai setelah lima bulan menghilang.

Pemilik motor akhirnya menemui korban saat berada di Kota Binjai. Tersangka dibantu teman-temannya lalu menculik korban hingga tiga hari. Selama dalam penyekapan, korban mengaku kerap mendapat siksaan fisik dan ancaman.

“Saya sedang di simpang Satria, dibawa ke Mencirim Deliserdang. Sampai di sana, kerah baju saya langsung ditarik dan saya dibawa ke dalam perumahan. Begitu saya disuruh duduk, langsung dipukul. Saya diculik tiga hari dan tempatnya berpindah-pindah. Saya selalu disiksa, dipukuli pakai bambu dan pernah dijepit pakai kursi,” kata Roni kepada polisi.

Selama dalam penculikan, para tersangka menghubungi keluarga korban untuk meminta tebusan uang. Uang tersebut sebagai pengganti sepeda motor yang hilang dibegal saat dipakai korban. Polisi berhasil menyelamatkan korban dan menangkap kelima tersangka setelah melakukan aksi penyamaran untuk membayar tebusan seperti yang diminta para tersangka.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Binjai AKP Hendro memaparkan, meskipun dari keterangan tersangka menyebutkan, penculikan korban karena motif dendam setelah sepeda motornya hilang saat dipakai korban, polisi justru menduga aksi tersebut disengaja.

“Analisa kami, komplotan pelaku ini sengaja sehingga si korban merasa takut dan melarikan diri. Si pelaku lalu meminta pertanggungjawaban kepada korban sementara si korban tidak bisa memenuhi sehingga dicari oleh komplotan ini. kemudian, pelaku diculik dan dianiaya komplotan ini,” kata AKP Hendro.

Kini kelima tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Unit Reskrim Polres Binjai. Kelimanya diancam hukuman minimal tujuh tahun dan maksimal 15 tahun penjara sesuai pasal 333 KUHP tentang penculikan.


Editor : Maria Christina