Anak Eks Ketua KPU Nias Utara Ternyata Dibunuh Mahasiswa yang Juga Tetangganya

Stepanus Purba ยท Selasa, 27 Agustus 2019 - 22:14 WIB
Anak Eks Ketua KPU Nias Utara Ternyata Dibunuh Mahasiswa yang Juga Tetangganya

Kapolres Gunung Sitoli AKBP Deni Kurniawan saat konferensi pers penangkapan tersangka pembunuh anak mantan ketua KPU Nias Utara, Selasa (27/8/2019). (Foto: IST)

MEDAN, iNews.id – Polres Nias merilis pelaku pembunuhan Jimmy Sohahu Harefa (17), anak mantan ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) KPU Nias Utara, Otorius Harefa. Pelaku ternyata hanya satu orang, yakni seorang mahasiswa berinisial Beri Waruwu (23), yang juga masih tetangga korban.

Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan mengatakan, tersangka ditangkap saat di rumahnya, Jalan Pelita Daman, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli. “Pelaku ditangkap pada Senin (26/8/2019). Saat itu tersangka sedang tertidur di rumahnyai,” ujar Deni Kurniawan di Mapolres Nias, Selasa (26/8/2019).

Polisi sebelumnya mengamankan tersangka bersama empat rekannya. Keempatnya yakni, orang tua pelaku dan dua orang temannya yang ikut bersama menjual barang-barang korban. “Namun demikian, status mereka masih sebagai saksi,” kata Kapolres Nias.

BACA JUGA:

Anak Mantan Ketua KPU Nias Utara Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Polisi Tangkap 5 Terduga Pembunuh Anak Mantan KPU Nias Utara

Polisi juga menggeledah kamar dan rumah tersangka untuk mencari barang bukti. Dari rumah tersangka, polisi menemukan dua telepon seluler (ponsel). “Kami menemukan satu ponsel BlackBerry berwarna hitam dan satu kotak ponsel merek RealMe,” kata Deni.

Personel Sat Reskrim selanjutnya membawa pelaku untuk menunjukkan tempat penyimpanan barang bukti martil yang digunakan untuk membunuh korbannya. Namun ketika pencarian barang bukti itu, pelaku mencoba melarikan diri sehingga personel kepolisian menghadiahinya timah panas.

“Personel melakukan tindakan tegas namun terukur dengan cara menembak pelaku hingga mengenai paha sebelah kiri dan betis sebelah kanan,” ucap Deni.

Deni mengatakan, dari hasil pemeriksaan, motif pelaku membunuh korban karena ingin menguasai harta korban. Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 365 ayat 3 KUHP Jo Pasal 80 ayat 3 tentang Undang-Undang Perlindungan Anak. “Pelaku diancam dengan hukuman 15 tahun penjara,” kata Deni.

Sebelumnya, Jimmy Sohahau Harefa ditemukan tewas di kamar rumahnya, Jalan Pelita Damai, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, Rabu (21/8/2019) malam. Siswa SMA Kelas III di Kota Gunungsitoli itu diduga tewas karena dibunuh lantaran ada bekas luka senjata tajam di bagian belakang lehernya.


Editor : Maria Christina