Anggota DPRD Medan Diculik dan Dianiaya usai Rekap Suara, Polisi Tangkap Pelaku

Stepanus Purba ยท Senin, 13 Mei 2019 - 15:56 WIB
Anggota DPRD Medan Diculik dan Dianiaya usai Rekap Suara, Polisi Tangkap Pelaku

Ilustrasi penganiayaan. (Foto: Okezone)

MEDAN, iNews.id –Anggota DPRD Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Boydo Panjaitan mengaku diculik dan dianiaya sejumlah orang tidak dikenal (OTK) usai penghitungan suara ulang di Hotel Inna Dharma Deli Medan, Jumat (10/5/2019). Polda Sumut berhasil menangkap salah satu pelaku.

Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian membenarkan soal penangkapan pelaku yang diduga menculik dan menganiaya Boydo HK Panjaitan. Namun, dia belum bersedia membeberkan identitasnya. “Iya memang benar,” kata Andi Rian, Senin (13/5/ 2019).

Andi menegaskan, personel Ditreskrimum Polda Sumut masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya dan barang bukti. Sebab, pelaku lebih dari satu orang. “Kami masih melakukan pengembangan ke pelaku dan barang bukti lain,” ujarnya.

BACA JUGA:

Beda Pilihan Politik, Oknum Tim Sukses Caleg di Medan Aniaya Tetangga

Timses Caleg di Sungaipenuh Jambi Aniaya Panwas dan Bakar Kotak Suara

Informasi yang diperoleh iNews.id, Boydo Panjaitan diculik dan dianiaya orang tidak dikenal (OTK), Jumat (10/5/2019). Penculikan terjadi saat politisi PDIP itu keluar dari Hotel Inna Dharma Deli Medan, setelah menghadiri rekapitulasi ulang suara Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif 2019. Boydo tiba-tiba dicegat lima orang laki-laki dan menyuruhnya masuk ke mobil warna merah.

Korban kemudian melaporkan peristiwa penganiayaan yang dialaminya ke Polrestabes Medan pada Sabtu (11/5/2019), dengan nomor STTLP/1011/V/2019/SPKT Restabes Medan. Dalam laporan disebut, penganiayaan terjadi di lahan kosong Jalan Flamboyan Raya Medan Tuntungan.


Editor : Maria Christina