Antisipasi DBD, Caleg Perindo Rudi Zulham Fogging Kawasan Medan Denai

Stepanus Purba ยท Rabu, 30 Januari 2019 - 13:08 WIB
Antisipasi DBD, Caleg Perindo Rudi Zulham Fogging Kawasan Medan Denai

Ketua DPW Partai Perindo Sumut Rudi Zulham Hasibuan bersama kader lainnya saat fogging permukiman warga di Medan Denai, Rabu (30/1/2019). (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id – Mengantisipasi merebaknya penyakit demam berdarah dengue (DBD), DPW Partai Perindo Sumatera Utara (Sumut) menggelar bakti sosial berupa fogging atau pengasapan di Kelurahan Medan Denai, Kota Medan, Rabu (30/1/2019). Kegiatan sarat nilai sosial itu dipimpin Ketua DPW Partai Perindo Sumut Rudi Zulham Hasibuan dan Sekretaris Donna Yulieta Siagian.

Pantauan iNews.id dalam fogging tersebut, ratusan rumah dan pekarangan warga menjadi objek pengasapan. Tak hanya itu, kader Perindo juga mengasapi areal kosong dan drainase yang ada di lingkungan sebab diduga menjadi tempat jentik-jentik nyamuk berkembang biak.

BACA JUGA: Caleg Perindo Kompak Fogging Permukiman Warga di Simalingkar B Medan

Rudi Zulham Hasibuan mengatakan, aksi nyata melalui kegiatan fogging mereka laksanakan sebagai menjadi bagian dari upaya Perindo untuk mengantisipasi terjadinya kejadian luar biasa (KLB) DBD di Kota Medan. Terlebih saat ini sedang musim hujan sehingga menyebabkan banyak menimbulkan genangan air yang menjadi tempat hidup nyamuk aedes aegypti.

"Jadi hari ini kami menyalurkan bantuan kesehatan dan fogging kawasan permukiman warga untuk mengantisipasi penyebaran DBD. Ini penting karena sejumlah daerah, saat ini sedang KLB DBD. Medan juga punya potensi besar dan kami tak ingin itu terjadi dan maksimal lakukan pencegahan,” kata caleg DPR nomor urut 1 Dapil Sumut I.

Rudi berharap, kegiatan pengasapan ini dapat direspons warga dengan menerapan hidup sehat. Seperti dengan melakukan 3M dan menjaga kebersihan lingkungan. "Bantuan yang kami berikan hari ini sifatnya kan mencegah. Ini saja tidak cukup. Masyarakat juga harus proaktif menerapkan pola hidup bersih dan sehat," ucapnya.


Editor : Donald Karouw