Bakamla Tangkap Kapal Berbendera Malaysia dan Bawa Sabu di Teluk Aru

Stepanus Purba ยท Sabtu, 06 Oktober 2018 - 19:02 WIB
Bakamla Tangkap Kapal Berbendera Malaysia dan Bawa Sabu di Teluk Aru

Petugas Bakamla mengamankan kapal berbendera Malaysia bersama lima ABK di sekitar perairan Teluk Aru, Belawan, Sumut, Sabtu (06/10/2018). (Foto: Istimewa)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id – Badan Keamanan Laut (Bakamla) menangkap sebuah kapal ikan asing berbendera Malaysia dan lima anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Myanmar di sekitar perairan Teluk Aru, Belawan, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (06/10/2018). Kapal asing tersebut juga kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu.

Komandan KN Bintang Laut - 4801, Capt Margono memaparkan, penangkapan kapal ikan asing tersebut dilakukan oleh KN Bintang Laut – 4801 yang berpatroli di sekitar wilayah itu. Sabtu dini hari sekitar pukul 03.44 WIB, radar KN Bintang Laut yang dikomandani Capt Margono mendeteksi sebuah kapal terlihat melakukan aktivitas mencurigakan pada posisi 04 38 250 U – 98 44 000 T.

“Selanjutnya armada kapal patroli Bakamla RI itu bergerak mendekati kapal yang dicurigai tersebut,” kata Capt Margono dalam keterangan tertulis yang diterima iNews.id, Sabtu (6/10/2018).

BACA JUGA:

Curi Kabel Bawah Laut, KM Topan Ocean Diamankan Petugas Bakamla

Menteri Susi Tenggelamkan 8 Kapal Asing Pencuri Ikan di Bitung

Ketika petugas hendak memeriksa, kapal tersebut melarikan diri. Akibatnya terjadi aksi kejar-mengejar di kegelapan malam dari posisi 04 43 000 U – 98 48 500 T dan berlangsung hingga beberapa saat. Akhirnya kapal tersebut dapat dihentikan pada posisi 04 46 130 U – 98 54 085 T. Petugas Visit Boarding Search and Seizure (VBSS) KN Bintang Laut – 4801 selanjutnya melakukan pemeriksaan.

“Saat pemeriksaan dan penggeledahan, salah seorang ABK sempat melakukan perlawanan. Petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dengan memborgol dan menahannya di KN Bintang Laut-4801,” kata Capt Margono.

Dari hasil pemeriksaan awal diperoleh informasi kapal ikan asing berbendera Malaysia dengan nama kapal PKFB 600 diawaki lima ABK. Semuanya warga negara asing berkebangsaan Myanmar. Para awak kapal asing itu tidak dapat menunjukkan dokumen yang sah.

Saat pemeriksaan, petugas menemukan ikan campuran lebih kurang 500 kg dalam palka. Kapal asing tersebut juga kedapatan membawa satu bungkus narkoba jenis sabu-sabu dan alat isap. Narkoba itu diduga milik awak kapal untuk dikonsumsi sendiri. “Selanjutnya kapal beserta ABK dikawal menuju Pelabuhan Belawan guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” paparnya.

Sementara Kasubdit Penyelenggaraan Operasi Bakamla Kolonel Laut (P) Imam Hidayat mengatakan, Bakamla akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengembangkan penyelidikan dari hasil tangkapan kapal ikan asing itu. “Kami akan mengupayakan penyelidikan lebih intensif guna menggali semua informasi dari ABK kapal tersebut yang kami curigai membawa benda terlarang termasuk narkoba,” kata Imam Hidayat.


Editor : Maria Christina