Balita 3 Tahun di Tobasa Tewas Dianiaya Tetangga, Keluarga Histeris

Rifandy Lubis ยท Kamis, 14 Maret 2019 - 17:16 WIB
Balita 3 Tahun di Tobasa Tewas Dianiaya Tetangga, Keluarga Histeris

Keluarga korban memeluk jenazah balita yang jadi korban penganiayaan tetangga hingga tewas di Tobasa, Sumut. (Foto: iNews/Rifandy Lubis)

TOBASA, iNews.id – Seorang balita tiga tahun dianiaya tetangganya hingga tewas. Peristiwa pilu itu terjadi di Desa Narumonda Enam, Kecamanatan Siantar Narumonda, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sumatera Utara (Sumut), Kamis (14/3/2019).

Informasi yang dirangkum iNews, kronologi berawal saat korban sedang bermain bersama tiga temannya dalam rumah tetangga. Kemudian pelaku tiba-tiba datang dan langsung melakukan penganiayaan.

Kakak korban yang ada di lokasi berupaya menolong adiknya, namun dia juga turut dianiaya pelaku hingga mengalami luka memar di kepala. Melihat hal itu, sejumlah anak-anak yang lain menjerit histeris dan menarik perhatian warga setempat.

Mereka kemudian berkerumun di rumah yang menjadi lokasi tempat kejadian perkara (TKP) dan melihat korban dalam posisi tergeletak di lantai dengan kondisi tak sadarkan diri. Warga selanjutnya membawa korban ke rumah sakit (RS) namun nyawanya tidak tertolong.

BACA JUGA: Ajakan Rujuk Ditolak, Suami di Medan Tikam Leher Mantan Mertua

“Saya dengar anak-anak teriak dari dalam rumah. Begitu pintu saya buka, korban sudah di lantai tak sadarkan diri,” ujar Tobok Marpaung, warga setempat, Kamis (14/3/2019).

Sementara itu, orang tua korban dan keluarganya begitu histeris atas peristiwa tersebut. Mereka tampak tak bisa menerima jika korban telah meninggal secara tak wajar. Ibu korban bahkan beberapa kali pingsan dan menangis histeris penuh kesedihan.

Belum diketahui motif penganiayaan yang dilakukan pelaku Samuel Marpaung hingga menewaskan balita tersebut. Pelaku sempat mencoba melarikan diri namun langsung diamankan warga dan dibawa ke Polres Tobasa.

Sementara itu, Polres Tobasa masih memeriksa pelaku untuk mengungkap motif penganiayaan yang menyebabkan kematian. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Kepolisian atas kasus tersebut.


Editor : Donald Karouw