BBKSDA Akan Giring Lumba-Lumba di Sungai Kualuh ke Laut

Stepanus Purba, Fachrizal ยท Selasa, 29 Januari 2019 - 12:38 WIB
BBKSDA Akan Giring Lumba-Lumba di Sungai Kualuh ke Laut

Petugas BBKSDA Sumut, Arief Hidayat, di Sungai Kualuh Labuhanbatu. (Foto: iNews/Fachrizal)

LABUHANBATU, iNews.id - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara (Sumut) akan mengevakuasi sepasang lumba-lumba di Sungai Kualuh, Kabupaten Labuhanbatu. Kedua mamalia ini akan digiring ke habitatnya di laut lepas.

Petugas BBKSDA Sumut, Arief Hidayat mengatakan, lumba-lumba ini sekarang menempati perairan dangkal, dan debit airnya kecil. Jika berada di sungai tersebut, keduanya tentu tidak akan leluasa bergerak.

"Kita akan segera menggiring ke habitat aslinya," kata Arief di kawasan Sungai Kualuh, Dusun Kilang Samin, Desa Sialang Taji, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, Selasa (29/1/2019).

BACA JUGA: Viral, Lumba-Lumba Muncul di Sungai Labuhanbatu

Menurut dia, lumba-lumba jenis punggung bungkuk ini akan digiring menggunakan perahu boat menuju laut lepas Kualuh Ledong yang jaraknya mencapai 50 kilometer dari lokasi sekarang. BKSDA membutuhkan waktu hingga 7-8 jam untuk perjalanan ke sana.

"Saat ini proses evakuasi tengah kita siapkan, dan rencananya akan kita laksanakan siang ini sembari menunggu tim lainnya dari BBKSDA Sumut," ujar Arief.

Keberadaan dua ekor lumba-lumba di Sungai Kualuh sampai saat ini masih menjadi pusat perhatian warga Labuhanbatu. Mereka tampak masih memadati lokasi tersebut, karena penasaran dengan keberadaan lumba-lumba putih yang viral di media sosial baru-baru ini.

BACA JUGA: Heboh Lumba-Lumba di Sungai Kualuh, Ini Kata BBKSDA Sumut

Melansir akun @Laburaku, Minggu (27/1/2019), kabar soal sepasang mamalia laut di Sungai Kualuh datang dari akun Facebook Syahri Fadli Samosir. Warga melihat adanya lumba-lumba di sana pada Sabtu (26/1/2019).

Hingga hari ini (Selasa), lumba-lumba tersebut masih menetapi Sungai Kualuh di Dusun Kilang Samin. Benarkah spesies lumba-lumba ini merupakan mamalia laut yang tersesat, atau habitatnya berada di air tawar?

Sebab, lumba-lumba air tawar sendiri memang benar ada, bahkan Indonesia menjadi salah satu habitatnya, khususnya daerah Kalimantan. Mamalia jenis ini memiliki nama Orcaella brevitoris, atau disebut juga pesut.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal