Belum Ada Bantuan, Ratusan Korban Banjir Langkat Mengemis di Jalan

Erwin Syah Putra Nasution ยท Selasa, 09 Oktober 2018 - 16:38 WIB
Belum Ada Bantuan, Ratusan Korban Banjir Langkat Mengemis di Jalan

Warga Kelurahan Karang Rejio, Langkat, Sumut yang menjadi korban banjir meminta sumbangan ke pengguna jalan akibat belum mendapat bantuan. (Foto: iNews.id/Erwin Syah Putra Nasution)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

LANGKAT, iNews.id - Ratusan korban banjir di Langkat, Sumatera Utara (Sumut) yang mengungsi sementara di dapur darurat terpaksa mengemis di jalan. Hal ini mereka lakukan karena hingga saat ini belum ada bantuan makanan dan air minum dari pemerintah kabupaten (Pemkab) Langkat.

Dengan bermodalkan kotak air mineral sejumlah warga yang terdiri dari pria dan ibu rumah tangga warga Desa Karang Rejio, Kabupaten Langkat terpaksa turun ke jalan untuk meminta sumbangan kepada para pengendara yang melintas di Jalan Lintas Sumut menuju Aceh. Hal ini dilakukan mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Warga juga terpaksa mendirikan posko dan dapur umum di salah satu warung milik warga karena belum adanya posko dan bantuan dari Pemkab Langkat. Di posko darurat dan dapur umum ini, diduduki warga korban banjir yang mengungsi sejak Selasa (9/10/2018) dini hari.

Seorang korban banjir, Ardi menuturkan, sumbangan yang diperoleh dari pengguna jalan dan masyarakat dikelola untuk kebutuhan makan mereka yag merupakan korban banjir. “Warga yang berada di dapur umum hingga saat ini belum menerima bantuan dari Pemkab Langkat,” katanya.

BACA JUGA:

70 Rumah di Kelurahan Beringin Medan Terendam Banjir, 80 KK Terdampak

Banjir di Medan Kronis, Pagi Ini Sejumlah Daerah Terendam Genangan Air

Dia menyebutkan, ada sekitar 125 kepala keluarga yang mengungsi ke dapur umum. Mereka mengungsi karena rumahnya terendam air setinggi 50 cm. “Rumah kami masih terendam setinggi lutut lah. Karena itu, kami mengungsi sementara ke dapur umum ini,” ucapnya.



Selain di Langkat, banjir juga melanda Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Sumut, Selasa (9/10/2018). Ketinggan air bervariatif, mulai dari 20 cm hingga 150 cm usai diguyur hujan sepanjang malam hingga dini hari tadi.

Menurut Manajer Pusdalops BPBD Medan M Yunus, banjir yang menggenangi Kelurahan Beringin merupakan hasil dari luapan Sungai Babura. Luapan air terpantau naik ke permukiman warga sejak pukul 05.00 WIB. "Jadi airnya naik dua jam usai hujan deras," kata Yunus.


Editor : Kastolani Marzuki