BNN Sita Uang Rp2,5 Miliar dan 6 Mobil Mewah Milik Gembong Narkoba

Stepanus Purba ยท Jumat, 12 Juli 2019 - 18:46 WIB
BNN Sita Uang Rp2,5 Miliar dan 6 Mobil Mewah Milik Gembong Narkoba

BNN saat jumpa pers kasus sabu dan TPPU dari tersangka gembong narkoba. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari tersangka Tarmizi, salah satu gembong narkoba yang ditangkap dalam pengungkapan kasus penyelundupan sabu 81 Kg di Asahan awal Juli silam. Sejumlah aset milik tersangka disita, antara lain uang dalam ATM Rp2,5 miliar, 6 unit mobil mewah, surat berharga dan sejumlah bangunan yang tersebar di Asahan.

Direktur TPPU BNN Brigjen Bahagia Dachi mengungkapkan, aset yang disita dari Tarmizi merupakan hasil dari bisnis narkoba pelaku bersama dengan sindikat jaringan internasional.


"Pelaku TA ini kami tangkap bersama dengan 7 orang lainnya pada Rabu 3 Juli. Mereka berupaya menyelundupkan narkotika jenis sabu dengan menyembunyikan di dalam ban mobil dan bertransaksi di tengah perairan," kata Bahagia, Jumat (12/7/2019).

BACA JUGA: BNN Tembak Mati Pengedar Narkoba 81 Kg Sabu di Asahan, 13 Tersangka Ditangkap

Dia menjelaskan, BNN terus berupaya untuk mengungkap kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) atas setiap kasus narkotika yang berhasil diungkap. Ini bertujuan untuk memiskinkan para bandar sehingga tidak dapat lagi berbisnis narkoba saat mendekam dibalik jeruji besi.

"Kami juga masih terus lidik untuk mengungkap jaringan sindikat narkoba yang terlibat dalam kasus ini," ucapnya.

Diketahui, dalam kasus narkoba ini, tersangka Tarmizi bersama ketujuh rekannya diancam dengan pasal 137 huruf a dan b, Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 5 (1) jo Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU.

"Kami jerat dengan TPPU ini sebagai komitmen BNN untuk memiskinkan bandar narkoba," tuturnya.


Editor : Donald Karouw