Bocah di Asahan Pingsan 22 Jam setelah Makan Permen

Ulil Amri ยท Rabu, 20 Februari 2019 - 12:19 WIB
Bocah di Asahan Pingsan 22 Jam setelah Makan Permen

Camat Kisaran Timur, Irwandi, mengecek permen yang diduga mengandung zat berbahaya. (Foto: iNews/Ulil Amri).

ASAHAN, iNews.id - Seorang anak di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), sempat sempat tak sadarkan diri selama 22 jam. Dia mengalami kondisi tersebut diduga setelah mengonsumsi jajanan permen lunak yang dibeli dari sebuah warung.

Permen lunak tersebut diamankan pihak kecamatan, atas laporan dari seorang lurah di Karang Anyer. Petugas pun membawa sampel permen itu ke BPOM untuk dilakukan uji laboratorium.

Camat Kisaran Timur, Irwandi mengatakan, orang tua sang anak yang mencoba permen lunak tersebut, turut mengalami pusing-pusing. Sedangkan anaknya sempat muntah-muntah dan tak nafsu makan sebelum hilang kesadaran selama 22 jam.

"Anak kecil itu 22 jam pingsan. Kemudian orang tuanya tes, akhirnya pusing," kata dia di Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumut, Rabu (20/2/2019).

Terkait kandungan dalam permen tersebut, kata dia, menjadi kewenangan BPOM. Meski sudah berkoordinasi dengan lembaga tersebut, kata Irwandi, hasilnya baru bisa diketahui setelah 14 hari kerja.

Kalau memang terbukti ada zat berbahaya, kata dia, ada kemungkinan ditarik dari peredaran. Sementara, pihak kecamatan dan kelurahan menyosialisasikan ke warga untuk tidak mengonsumsi permen tersebut.

"Supaya tidak timbul lagi korban akibat permen ini," ujar dia.

Dia juga meminta orang tua bisa lebih mengawasi jajanan yang dikonsumsi anaknya. Jangan sampai makanan yang justru berbahaya atau mengandung zat berbahaya menjadi santapan mereka.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal