BPBD Medan: 3 Kecamatan Terendam Banjir, 486 Jiwa Terdampak

Stepanus Purba ยท Selasa, 09 Oktober 2018 - 17:15 WIB
BPBD Medan: 3 Kecamatan Terendam Banjir, 486 Jiwa Terdampak

Dua pelajar menyusuri Jalan Karet Perumnas Simalingkar, Medan, yang terendam banjir. (Foto: iNews/Stepanus Purba)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

MEDAN, iNews.id – BPBD Kota Medan bergerak cepat untuk memonitoring dampak banjir usai hujan dengan intensitas tinggi mengguyur ibu kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tersebut pada Selasa (9/10/2018) dini hari. Hasil pendataan petugas, musibah banjir dialami tiga kecamatan di Medan dengan ketinggian bervariatif.

Selain itu, banjir ini juga menyebabkan ratusan rumah yang tersebar di berbagai titik tergenang air sehingga sejumlah warga harus dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi.

“Data kami ada 134 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 486 jiwa menjadi korban terdampak banjir akibat tingginya curah hujan,” kata Manajer Pusdalops BPBD Medan M Yunus, Selasa (9/10/2018).


BACA JUGA:

Curah Hujan Tinggi, 1.254 Rumah di Langkat Terendam Banjir

Jadi Langganan Banjir, Lurah Kelurahan Beringin Ngaku Belum Ada Solusi

70 Rumah di Kelurahan Beringin Medan Terendam Banjir, 80 KK Terdampak


Dia merinci, daerah yang tergenang air yakni lingkungan VII, Kelurahan Padang Bulan, Medan Baru, Jalan Brigjen Katamso Lingkungan 6, Kelurahan Sei Mati, Medan Maimun, serta lingkungan 6 Kelurahan Beringin, Medan Selayang.

"Hasil monitoring kami tinggi air banjir yang menggenangi rumah warga bervariatif, namun paling tinggi sekitar 70 centimeter (cm)," ujar Yunus.

Yunus juga mengungkapkan bahwa saat ini sejumlah warga yang rumahnya terkena banjir sudah dievakuasi ke Rumah Siaga Bencana. Rumah ini tersebar di sejumlah titik yang dianggap rawan banjir. "Namun masih ada sebagian warga yang memilih bertahan di dalam rumah, khususnya yang memiliki bangunan bertingkat,” ucapnya.

Dia meminta warga untuk tetap waspada karena ketinggian debit air terpantau masih cukup tinggi. Seperti Sungai Deli yang ketinggiannya saat ini mencapai 150 cm. Sementara Sungai Babura yang mengalami kenaikan antara 100 hingga 120 cm.

"Kami minta warga yang tinggal di seputaran aliran sungai untuk berhati-hati dan tetap waspada karena debit air di kedua sungai itu sangat keruh dan berarus deras," ujar Yunus.

BPBD Medan saat ini sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, khususnya kelurahan dan kepala lingkungan yang ada di titik-titik rawan banjir. "Kami sudah mengirimkan petugas jaga dan sejumlah peralatan dan perlengkapan jika sewaktu-waktu diperlukan langkah untuk mengevakuasi warga," tuturnya.


Editor : Donald Karouw