Disumpah Tak Selingkuh, Pelajar SMA di Medan Ini Malah Injak Alquran

Rusli HR ยท Kamis, 29 November 2018 - 22:12 WIB
Disumpah Tak Selingkuh, Pelajar SMA di Medan Ini Malah Injak Alquran

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis saat gelar perkara kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan AAR, pelajar SMA di Medan dengan menginjak Alquran. (Foto: iNews.id/Rusli HR)

MEDAN, iNews.id – Tim gabungan Satreskrim Polsek Medan Labuhan dan Polres Pelabuhan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) mengamankan seorang pelaku penista agama berinisial AAR, Kamis (29/11/2018).

AAR yang diketahui masih berstatus pelajar SMA itu ditangkap polisi di rumahnya Jalan Tuar Indah 11 Nomor 35 Blok 9 Komplek Griya Martubung Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Medan.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis mengatakan, penangkapan AAR ini setelah polisi mendapat pengaduan dari seorang warga, Mahmud Al Husyairi dan kawan-kawannya bahwa ada postingan menjurus penistaan agama di media sosial Facebook.

“Postingan pelaku ini viral di media sosial. Awalnya dari pacaran yang mana pelaku disumpah pacarnya karena selingkuh. Tapi, pelaku malah menginjak-injak Alquran. Kita percepat masalah ini untuk segera disidangkan ke pengadilan karena pelaku masih di bawah umur,” kata Kapolres.

BACA JUGA:

Kasasi Ditolak MA, Buni Yani Kembali Bersumpah Tak Mengedit Video Ahok

Diputuskan, Pemuda Ini Sebar Foto Bugil Mantan Pacar ke Orang Tuanya

Menurut Kapolres, dari hasil pemeriksaan penyidik pelaku mengaku selama berpacaran dengan TA berselingkuh dengan wanita lain. Kemudian pacarnya meminta bila pelaku mau kembali berpacaran kepadanya harus bersumpah dengan Alquran.


Namun pelaku malah menginjak Alquran dan menginjak buku Yaasin. Aksi itu direkam pacar pelaku melalui ponsel pintar dan kemudian diunggah ke Facebook hingga menjadi viral.

“Dua bulan kemudian pacarnya mengetahui bahwa AAR masih berpacaran lagi dengan wanita lain. Karena emosi saat pelaku menginjak Alquran yang saat itu direkam, kemudian pacar pelaku mem-posting gambar yang dilakukan pacarnya itu ke media sosial hingga menjadi viral,” katanya.

Atas tindakan tersebut, kata Kapolres, pelaku AAR dijerat Pasal 156 a KUHP. Sedangkan pacarnya, TA yang juga sudah diamankan di Polres Pelabuhan Belawan dikenakan Pasal 28 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Ekonomi (ITE).

Ketua DPP Kesatuan Aksi Ummat Islam (Kaumi) Medan, Irfan Hamidi mengapresiasi kinerja Polres Pelabuhan Belawan yang cepat tanggap menanangani kasus tersebut.

“Kami mengapresiasi kinerja polisi yang cepat menangkap pelaku. Tapi, kami minta pelaku dihukum berat meski kami tahu masih di bawah umur. Sebab, perbuatan pelaku ini sangat berat karena telah menginjak-injak kitab suci Alquran, padahal dia juga seorang muslim,” tandasnya. 


Editor : Kastolani Marzuki