DPO Pemasok Narkoba ke Mantan Anggota DPRD Langkat Ditembak Mati BNN

Stepanus Purba ยท Kamis, 08 November 2018 - 11:45 WIB
DPO Pemasok Narkoba ke Mantan Anggota DPRD Langkat Ditembak Mati BNN

Mantan Anggota DPRD Langkat, Ibrahim Hasan alias Hongkong (kiri), saat diperiksa BNN. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews,id Berakhir sudah pelarian Burhanuddin, salah satu daftar pencarian orang (DPO) Badan Narkotika Nasional (BNN) yang memasok narkoba kepada Ibrahim Hasan alias Hongkong, mantan anggota DPRD Kabupaten Langkat. Petugas terpaksa menembak mati Burhanuddin karena melakukan perlawanan saat akan diamankan.

“Tersangka ditembak di bagian dada hingga tewas karena melakukan perlawanan kepada petugas saat akan ditangkap di Desa Gempon Pintu, Aceh Besar, Rabu (7/11/2018),” ungkap Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari melalui siaran persnya, Kamis (8/11/2018).

Arman Depari mengungkapkan, dalam bisnis jaringan narkoba milik Ibrahim alias Hongkong, Burhanuddin berperan sebagai pemasok narkoba. Ibrahim memesan narkoba dari Malaysia yang dikirim ke Indonesia dengan cara diselundupkan melalui perairan Aceh.

”Setelah kami menangkap Ibrahim, Burhanuddin kami masukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yang dikeluarkan oleh BNN sejak tanggal 24 Agustus 2018 lalu,” kata Arman.

BACA JUGA:

Terlibat Peredaran Sabu, Anggota DPRD Fraksi NasDem Ditangkap BNN

BNN Usut Pencucian Uang Anggota DPRD Langkat Tersangka Narkoba

Selain 150 Kg Sabu, Anggota DPRD Langkat Miliki 30.000 Pil Ekstasi

Arman Depari mengatakan, petugas BNN dibantu dengan BNN Provinsi Aceh saat ini masih melakukan pengembangan setelah berhasil melumpuhkan Burhanuddin. “Kami masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan untuk mencari barang bukti lain,” ujar Arman.

Pertengahan Agustus lalu, Ibrahim Hasan ditangkap bersama enam orang lainnya. Keenam orang tersebut yakni, Kepala Dusun Dusun II Desa Paya Tampak US (43); Kepala Kantor Pos Pangkalan Susu HEN (45), warga Lorong Abdi Desa Sei Siur; sopir warga Desa Paya Tampak HAM (47).

Kemudian, warga Desa Pintu Air, YAN (40); warga Desa Paya Tampak, IBR (45); dan warga Desa Pintu Air, IAN (40). Mereka ditangkap atas dugaan kepemilikan narkoba jenis sabu sebanyak tiga karung goni atau sekitar 105 kilogram (kg) dan 30.000 pil ekstasi.

Saat ditangkap, Ibrahim Hasan masih berstatus anggota DPRD Langkat periode 2014-2019. Bandar narkoba kelas kakap itu diamankan oleh petugas BNN saat asyik sosialisasi ke pelosok desa di Kabupaten Langkat. Sosialisasi tersebut terkait dengan pencalonan kembali dirinya sebagai anggota DPRD Langkat periode 2019-2024 mendatang.Surat DPO Tersangka Burhanuddin yang dikeluarkan oleh BNN. (Foto: Istimewa)


Editor : Maria Christina