Gagal Perkosa, Pemuda di Deliserdang Tusuk Karyawati 5 Kali hingga Kritis

Stepanus Purba ยท Rabu, 28 Agustus 2019 - 14:14 WIB
Gagal Perkosa, Pemuda di Deliserdang Tusuk Karyawati 5 Kali hingga Kritis

Polres Deliserdang saat ekspose pelaku kasus percobaan pemerkosaan dan penusukan, Rabu (28/8/2019). (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

DELISERDANG, iNews.id – Kasus penganiayaan sadis berlatar belakang pemerkosaan diungkap jajaran Polsek Tanjung Morawa dan Polres Deliserdang. Polisi menangkap pelaku yang telah diburu selama sepekan dalam sebuah rumah yang menjadi lokasi persembunyiannya di kawasan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa (27/8/2019).

Kasat Reskrim Polres Deliserdang AKP Rafles Langgak Marpaung mengatakan, kasus penganiyaan berat ini terjadi di salah satu tempat kos pada daerah setempat pada Selasa (20/8/2019). Pelaku yakni Suhendra coba memerkosa karyawati Medan Star yang tinggal satu kos dengannya.

"Jadi pelaku saat kejadian masuk ke kamar kos korban secara diam-diam dan hendak memperkosanya," ujar Rafles, Rabu (28/8/2019).

BACA JUGA: Pesta Miras Oplosan di Acara Hajatan, 3 Pemuda di Situbondo Tewas

Saat melancarkan aksinya, korban terbangun dan terkejut pelaku sudah ada dalam kamar. Korban selanjutnya berteriak minta tolong.

"Pelaku panik dan menusuk korban sebanyak lima kali," katanya.

Seusai menganiaya korban, pelaku kabur dari lokasi kejadian. Warga yang mengetahui peristiwa tersebut langsung melapor ke polisi dan mengevakuasi korban.

Hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi, polisi akhirnya mengidentifikasi pelaku dan melakukan pengejaran. Begitu mengetahui lokasi persembunyian, penangkapan pun langsung dilakukan.

"Saat diamankan, pelaku melawan petugas sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur dengan cara menembak kakinya," kata Rafles.

Selain menangkap pelaku, petugas juga mengamankan sebilah pisau, serta baju dan celana korban sebagai barang bukti. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal berlapis yakni Pasal 354 dan 351 KUHPidana dengan ancaman 10 tahun penjara.

"Untuk kondisi korban saat ini masih mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Deliserdang," tuturnya.


Editor : Donald Karouw