Hadapi Revolusi Industri 4.0, AMIK MBP Medan Gelar Seminar ICT

Stepanus Purba ยท Rabu, 05 Desember 2018 - 17:32 WIB
Hadapi Revolusi Industri 4.0, AMIK MBP Medan Gelar Seminar ICT

Pelaksaan Seminar Kepimpinan berbasis ICT yang digelar di Aula AMIK MBP Medan. (Foto: Istimewa).

MEDAN, iNews.id - Dalam upaya menghadapi revolusi industri 4.0, generasi muda dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Karena itulah Yayasan AMIK MBP menggelar seminar nasional dengan tema "Kepemimpinan Berbasis ICT (Informasi, Komunikasi dan Teknologi)".

Bendahara Yayasan AMIK MBP Medan, Christianto Y.V Tarigan mengatakan, perkembangan teknologi ke depan merupakan sesuatu yang tidak bisa ditolak. Mesin akan menggantikan pekerjaan manusia, dan genarasi muda perlu disiapkan sejak sekarang menghadapi realita tersebut.

"Jadi mahasiswa harus kita bekali dengan pengetahuan-pengetahuan baru sebagai bekal mereka untuk menghadapi revolusi industri 4.0," kata Christianto di AMIK MBP Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Rabu (5/12/2018).

Dia juga berharap, seminar ini akan memberikan tambahan ilmu bagi mereka. Karena, seminar ini menghadirkan para ahli serta praktisi yang kompeten untuk berbagi pengalaman. Khususnya, kata dia, di bidang komunikasi publik dan IT (informasi teknologi).

Sementara itu, Eksekutif Producer iNews, Boy Bakamaro Ginting, sebagai salah satu pembicara di seminar tersebut mengatakan, komunikasi publik merupakan salah satu pekerjaan yang dibutuhkan pada masa mendatang.

"Jadi saya harapkan anak-anak Medan, khususnya mahasiswa yang selama ini terkendala dalam hal berkomunikasi, nantinya bisa tampil," ujar Boy.

Boy juga menginginkan agar kegiatan seminar seperti ini tak hanya satu atau dua kali saja. Karena, tak mungkin para mahasiswa ini dituntut menjadi pembicara andal, hanya karena mengikuti satu kali workshop.

"Tapi setidaknya, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi bekal, untuk paling tidak mengetahui kelebihan dan kekurangan kita masing-masing," kata dia.

Sementara itu, Mahendra Tlapta Sitepu yang membawakan materi mengenai digitalisasi mengatakan, ke depan sangat penting mendudukkan kepimpinan berbasis ICT dalam menghadapi Industri 4.0.

Menurut dia, sejumlah lapangan pekerjaan yang tadinya membutuhkan tenaga manusia, bisa saja digantikan teknologi supaya lebih efisien.

"Jadi penting untuk mengetahui kemampuan dan ketrampillan yang harus dikembangkan oleh anak-anak muda," jelasnya.

Mahendra juga berharap seminar-seminar serupa dapat digelar lebih intensif, sehingga dapat dikembangkan menjadi pembangunan inkubator.

"Inkubator ini diharapkan dapat membangun star-up. Yang mana pengembangan itu dapat dimulai dari kampus sendiri," tutupnya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal