Istri Sibuk Bekerja, Ayah Tega Cabuli 3 Anak Kandung di Binjai

Muhammad Zaenal Tanjung ยท Rabu, 05 Desember 2018 - 01:10 WIB
Istri Sibuk Bekerja, Ayah Tega Cabuli 3 Anak Kandung di Binjai

Petugas Polres Binjai, Sumut menangkap Dayat, ayah yang tega mencabuli tiga anaknya. (Foto: iNews.id/Zaenal Tanjung)

BINJAI, iNews.id – Bejat. Kalimat itu pantas disematkan kepada Dayat, warga Jalan Bambuan, Lingkungan 10, Kelurahan Sumber Muliorejo, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Sumatera Utara (Sumut).

Dayat yang memiliki lima anak itu tega mencabuli tiga anak kandungnya sendiri yang masih remaja. Akibat perbuatan bejat pelaku, tiga anak korban yang masih berusia belasan tahun trauma dan shock.

Aksi tak senonoh Dayat diketahui setelah salah seorang anak pelaku melaporkan kasus pencabulan itu ke polisi. Tak berselang lama, tim Satreskrim Polres Binjai bergerak cepat dengan menangkap pelaku di rumahnya, Selasa (4/12/2018).

Sebelum ditangkap, pelaku sempat bersembunyi begitu melihat petugas mendatangi rumahnya menggunakan sepeda motor. Polisi akhirnya mendapatkan tersangka tak jauh dari rumahnya. Tersangka langsung di borgol dan dibawa ke Mapolres Binjai untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kepada penyidik, tersangka sempat membantah melakukan perbuatan tak sesonoh terhadap ketiga putrinya. Namun, setelah diberitahukan salah seorang anaknya sudah melaporkan perbuatan tersangka ke polisi tersangka baru mengkaui perbuatannya.

BACA JUGA:

Bejat, Oknum Ustaz di Gowa Ditangkap Polisi Usai Cabuli Bocah 6 Tahun

Korban Cabul Ayah Tiri Belum Bisa Berjalan dan Alami Trauma Berat

Tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan mengaku sudah melakukan perbuatan keji terhadap ketiga anak kandungnya sejak tiga tahun lalu. Perbuatan biadab itu dilakukan karena istrinya yang bekerja sebagai tukang pijit sering meninggalkan rumah sampai tengah malam. “Ya, tiga orang anak, Pak. Saya lakuin itu karena istri saya sering pulang larut malam,” katanya.

Kini tersangka menjalani pemeriksaan di Unit Reskrim Polres Binjai. Dayat terancam hukuman minimal lima tahun penjara.


Editor : Kastolani Marzuki