Juara 5 Besar Penelitian NASA, Siswa SMA Chandra Kumala Harumkan Sumut

Antara ยท Sabtu, 08 Desember 2018 - 01:05 WIB
Juara 5 Besar Penelitian NASA, Siswa SMA Chandra Kumala Harumkan Sumut

SMA Chandra Kumala Medan. (Foto: ilustrasi)

MEDAN, iNews.id – Prestasi membanggakan disabet siswa SMA Chandra Kumala, Medan, Sumatera Utara (Sumut) yang berhasil meraih juara lima besar tingkat internasional dalam penelitian di National Aeronautics and Space Administration (NASA).

Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah pun mengapresiasi prestasi siswa SMA tersebut. "Keberhasilan meraih juara lima besar dalam penelitian di NASA atau Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat itu sungguh mengagumkan," ujarnya di Medan, Jumat (7/12/2018).

Apalagi, kata dia, tim SMA Chandra Kumala itu bisa mengalahkan siswa SMA dari berbagai negara. "Siswa SMA Chandra Kumala itu mengharumkan nama Sumut bahkan Indonesia karena menang dalam perlombaan tingkat internasional," ujarnya.

Penelitian para siswa yang disampaikan ke NASA adalah mengamati pertumbuhan Slime Mold di dalam 3D Maze. Dia menegaskan, keberhasilan siswa Sumut itu semakin menguatkan niat Pemprov Sumut untuk memberikan beasiswa belajar ke luar negeri kepada siswa yang berprestasi.

Program beasiswa ke luar negeri itu sudah dibahas dengan Pemerintah Rusia saat melakukan lawatan ke negara itu dan mendapat respons positif. Bagi siswa yang dapat beasiswa itu akan diwajibkan mengabdi selama dua tahun ke Pemprov Sumut dengan tentunya mendapat gaji.

BACA JUGA: Diduga Khawatir Tak Masuk Sekolah Favorit, Siswi di Blitar Bunuh Diri

Setelah masa tugas dua tahun, penerima beasiswa boleh mencari pekerjaan lain. "Tidak sedikit pemuda-pemudi yang sudah berhasil memilih mengabdi ke negara lain. Itu terjadi karena tidak adanya perhatian dari pemerintah," katanya.

Kepala SMA Chandra Kumala, Rita mengatakan, program penelitian yang dilakukan para siswa tersebut sudah dilakukan sejak tahun 2016. "Proposal yang disampaikan beberapa kali ditolak NASA. Tapi kami tidak pernah menyerah, hingga akhirnya penelitian siswa diterima dan berhasil menjuarai lima besar," ujarnya.

Rita menjelaskan, penelitian para siswa yang disampaikan ke NASA adalah mengamati pertumbuhan Slime Mold di dalam 3D Maze. Slime Mold atau yang nama latin ilmiahnya adalah Physarum Polycephalum adalah suatu mahluk hidup berjenis protista yang sensitif terhadap cahaya dan bereaksi terhadap rangsangan seperti makanan dan air, dimana ia akan tumbuh dan membuat cabang-cabang untuk mencapai sumber makannya.

"Mahluk itu seperti seolah memiliki kebersatuan otak yang primitif dalam tumbuh dan bergerak bersama-sama mencapai tujuannya, khususnya mencari sumber makanan," ujar Diyah Purwarini, salah seorang siswi SMU Chandra Kumala yang ikut dalam tim peneliti.


Editor : Kastolani Marzuki