Kapolda Sumut Deadline 3 DPO Kasus Pembunuhan di Labuhanbatu Segera Serahkan Diri

Stepanus Purba ยท Jumat, 08 November 2019 - 15:26 WIB
Kapolda Sumut Deadline 3 DPO Kasus Pembunuhan di Labuhanbatu Segera Serahkan Diri

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id – Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Agus Andrianto mengultimatum tiga DPO kasus pembunuhan di eks Perkebunan KSU Amelia, Labuhanbatu, agar segera menyerahkan diri. Jika lewat dari batas waktu (deadline) yang diberikan, polisi tak segan memberi tindakan tegas saat penangkapan.

“Kami beri waktu sepekan untuk serahkan diri. Jika tak kooperatif, kami tak segan berikan tindakan tegas dan terukur,” ujar Agus di Medan, Jumat (8/11/2019).

Dia juga mengimbau keluarga pelaku agar bekerja sama membantu petugas dengan memberikan informasi terkait keberadaan mereka.

"Mudah-mudahan ini didengar mereka (keluarga pelaku) untuk menyerahkan ketiga DPO ini,” katanya.

BACA JUGA: 5 Pembunuh Aktivis LSM di Labuhanbatu Ditangkap, Motif Sengketa Lahan Kebun Sawit

Identitas ketiga tersangka yang masih buron diketahui bernama Joshua Situmorang alias Jos, Rikky dan Hendrik Simorangkir. Mereka diduga ikut terlibat dalam pembunuhan dua aktivis LSM yakni Maraden Sianipar dan Maratua Parasian Siregar.

Sebelumnya, Jatanras Polda Sumut dan Satreskrim Polres Labuhanbatu menangkap kembali tiga pembunuh lainnya. Total saat ini sudah lima pelaku diamankan.

Mereka yakni Daniel Sianturi (40) warga Desa Pardomuan Kasindir, Kelurahan Nagori Kasindir, Kecamatan Jorlang Hataran, Simalungun. Kemudiaan, Janti Hutahaen (42) warga Dusun V Pajak Nagor, Perdagangan, Kabupaten Simalungun.

Selanjutnya Wibhhary Padmoasmolo alias Harry (40) warga Jalan IR Juanda, Kelurahan Jati, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan. Serta dua pelaku yang lebih dahulu ditangkap Victor Situmorang dan Sabar Hutapea.

Kelima tersangka yang ditangkap merupakan pekerja dan pemilik KSU Amelia. Pelaku Harry diketahui merupakan pemilik KSU Amelia dan Jampi Hutahaen sebagai Humas KSU Amelia. Sementara Victor, Sabar dan Daniel bekerja sebagai securiti kebun kelapa sawit KSU Amelia.


Editor : Donald Karouw