Kasus Mayat Perempuan Dalam Kardus, JPU Tuntut Pelaku 15 Tahun Penjara

Stepanus Purba ยท Selasa, 12 Februari 2019 - 17:28 WIB
Kasus Mayat Perempuan Dalam Kardus, JPU Tuntut Pelaku 15 Tahun Penjara

Suasana saat sidang kasus pembunuhan Rika Karina (21), mayat perempuan dalam kardus di PN Medan, Selasa (12/2/2019). (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id – Kasus pembunuhan Rika Karina (21), perempuan yang mayatnya ditemukan dalam kardus bergulir di Pengadian Negeri (PN) Medan, Selasa (12/2/2019). Dalam agenda sidang tuntutan di ruang Cakra VII, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Marthias Iskandar menuntut terdakwa Hendri alias Ahen, pelaku pembunuhan dengan hukuman penjara 15 tahun.

"Meminta agar majelis hakim yang mengadili perkara ini menyatakan terdakwa bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan sebagaimana dakwaan primer. Meminta agar terdakwa dihukum 15 tahun penjara," ucap Marthias saat membacakan tuntutannya.

Terdakwa Ahen hanya tertunduk lesu saat mendengar tuntutan yang dibacakan. Tampak rona penyesalan di wajah pria tersebut.

BACA JUGA: Pembunuh Wanita di Batam Tertangkap, Motifnya karena Dendam

Menanggapi tuntutan JPU, Ketua Majelis Jakim Masrul memberikan waktu kepada terdakwa untuk menyampaikan pledoi (pembelaan) pada sidang berikutnya.

Diketahui, kasus ini berawal saat ditemukannya mayat perempuan dalam kardus di atas motor, tepatnya di samping Gereja HKBP Ampera, Medan, Rabu (6/6/2018). Kejadian ini menggemparkan publik, khususnya warga Medan.

Hasil penyelidikan, identitas perempuan itu merupakan Rika Karina, seorang pekerja toko kosmetik. Dia tewas mengenaskan dengan kondisi leher dan tangan terluka dan dibungkus kardus.

Tak Butuh waktu lama, polisi bergerak cepat mengungkap kasus pembunuhan dan menangkap pelakunya, yakni Hendri alias Ahen. Pelaku juga telah mengakui perbuatannya menghabisi korban.


Editor : Donald Karouw