Kawanan Rampok Sekap 2 Penghuni Rumah di Medan dan Gondol Perhiasan

Andri Syafrin ยท Sabtu, 05 Mei 2018 - 16:41 WIB
Kawanan Rampok Sekap 2 Penghuni Rumah di Medan dan Gondol Perhiasan

Kedua korban perampokan menangis saat menceritakan perampokan dan penyekapan yang mereka alami di kompleks Gedung Johor, Medan, Sumut, Sabtu pagi (5/5/2018). (Foto: iNews/Andri Syafrin)

MEDAN, iNews.id – Aksi perampokan dan penyekapan kembali menyasar perumahan mewah di kawasan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Dua wanita paruh baya penghuni Kompleks Griya Karya Jaya disekap, diikat, dan diancam dibunuh oleh kawanan rampok yang diperkirakan lebih dari dua orang, Sabtu (5/5/2018).

Para pelaku yang mengenakan kain sarung sebagai penutup kepala, menggondol telepon seluler (ponsel), uang, dan perhiasan bernilai ratusan juta rupiah. Setelah sekitar tiga jam mengacak-acak rumah di kawasan permukiman perumahan menengah ke atas itu, perampok kabur meninggalkan dua korban yang masih terikat.

Dua korban, Alina Nasution dan sepupunya Hartati, langsung menangis histeris setelah lolos dari maut. Usai berhasil membuka tali yang diikat perampok, kedua perempuan ini berteriak meminta bantuan warga. Warga selanjutnya berusaha mengejar kawanan perampok, tapi tak menemukannya. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke polisi.

Kedua korban masih trauma setelah sebelumnya nyaris dibunuh oleh kawanan rampok yang menyatroni rumah mereka, tadi pagi. Mereka mengaku disekap, dan diikat serta diancam untuk tidak berteriak oleh kawanan rampok. Perampok mengacak-acak rumah selama kurang lebih tiga jam.

Peristiwa ini terjadi ketika keduanya tertidur lelap. Kawanan perampok diperkirakan masuk sekitar pukul 04.00 WIB tadi. Mereka masuk dari belakang rumah dengan menjebol plafon dan keluar dari kamar mandi. Perampok masuk ke kamar, lalu menyekap dan mengikat dua penghuni rumah. Alina Nasution ditempatkan di kamar sedangkan sepupunya Hartati di ruang tamu. Keduanya diancam akan dibunuh dengan gunting jika berani berteriak.

Setelah memastikan penghuni rumah tak berdaya, perampok dengan leluasa bergerak ke seluruh ruangan mencari barang berharga. Dalam tiga jam, perampok berhasil menggondol uang puluhan juta rupiah, perhiasan emas seberat 53 gram, serta ponsel milik kedua korban. Mereka kemudian kabur dari pintu belakang dan memanjat tembok.

“Kami disekap tadi, tangan kami diikat, ini masih ada bekasnya. Setelah perampoknya kabur, kami buka tali yang mengikat kedua tangan kami dan teriak meminta tolong warga,” kata salah satu korban, Alina Nasution.

Warga yang mendengar teriakan keduanya segera ke rumah tersebut. Mereka sempat mengejar kawanan rampok, namun tidak berhasil. “Kami kejar ke belakang, udah nggak ada orangnya,” kata Irwansyah, warga sekitar.

Warga juga melaporkan perampokan tersebut ke polisi. Polisi langsung turun ke lokasi dan melakukan olah TKP di rumah korban. Namun, polisi belum memberikan keterangan mengenai perampokan tersebut.


Editor : Maria Christina