Kematian Serda Iman Murni Kecelakaan, Kodam Bukit Barisan Minta Warga Tak Terpengaruh Hoaks

Stepanus Purba, Antara ยท Rabu, 13 November 2019 - 07:35 WIB
Kematian Serda Iman Murni Kecelakaan, Kodam Bukit Barisan Minta Warga Tak Terpengaruh Hoaks

Kodam I Bukit Barisan saat memberikan keterangan atas penyelidikan kasus meninggalnya Sersan Iman saat latihan bela diri tarung bebas di Makoyon 122/TS, Deliserdang. (foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id - Penyebab meninggalnya prajurit Kompi B Yonif 122/TS Dolok Masihu, Serda Iman Berkat Gea (23), dinilai murni kecelakaan. Karena itu, warga tidak perlu percaya dengan informasi tidak jelas atau hoaks terkait kematian almarhum.

Kapendam Bukit Barisan, Kolonel Inf Zeni Djunaidhi mengatakan, tewasnya prajurit TNI ini murni kecelakaan dalam latihan olah raga beladiri.

"Tidak ada faktor disengaja apapun juga," kata Djunaidhi di Makodam I/Bukit Barisan, Kota Medan, Sumut, Selasa (12/11/2019).

BACA JUGA: Begini Penjelasan Kodam I Bukit Barisan soal Penyebab Kematian Serda Iman

Dia mewakili Pangdam I/Bukit Barisan mengucapkan turut belasungkawa atas meninggalnya prajurit Yonif 122/TS di Dolok Masihul tersebut.

"Jenazah Serda IBG, juga langsung diantarkan oleh Danyonif 122/TS beserta anggota kepada pihak keluarga di Pulau Nias, dan menerima dengan iklhlas," ujarnya.

Dia meminta keluarga dan masyarakat sekitar tidak perlu percaya dengan informasi yang kurang baik terkait almarhum yang tidak jelas sumbernya.

BACA JUGA: Kasus Serda Iman Tewas saat Tarung Derajat, Kodam Bukit Barisan Bentuk Tim Investigasi

"TNI tetap profesional, dan jika ada ditemukan kejanggalan pasti diproses dan diberikan sanksi. Sekali lagi saya tegaskan ini murni kecelakaan latihan," katanya.

Sebelumnya, anggota TNI AD Serda Iman meninggal dunia ketika sedang latih tanding bela diri dengan rekannya Pratu AR di Kompleks Batalion 122/TS Dolok Masihul, Kabupaten Deliserdang, Sumut, pada Senin (4/11/2019).

Keluarga sempat membuat laporan ke Unit Pelayanan dan Pengaduan Polisi Militer Subdenpom I/2-5 Nias di Jalan Gomo Gunungsitoli, Jumat (8/11/2019) pukul 12.00 WIB, karena diduga ada tindak pidana kejahatan terhadap korban.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal