Pascapenangkapan Teroris, Imigrasi Perketat Pintu Masuk ke Sumut

Stepanus Purba ยท Jumat, 15 Maret 2019 - 14:28 WIB
Pascapenangkapan Teroris, Imigrasi Perketat Pintu Masuk ke Sumut

Kepala Kantor Imigrasi Kelas 2 Belawan, Samuel Toba. (Foto: IST)

MEDAN, iNews.id – Pascapenangkapan sejumlah terduga teroris di Kota Sibolga dan Kota Tanjungbalai, Imigrasi Belawan memperketat penjagaan pintu masuk menuju Sumatera Utara (Sumut), baik dari jalur udara, darat, dan laut.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas 2 Belawan, Samuel Toba mengatakan, salah satu cara yang dilakukan petugas Imigrasi dengan menggunakan teknologi informasi serta melakukan konektivitas dengan data Interpol. Imigrasi juga menjalin kerja sama dengan Polda Sumut dan Badan Intelijen Nasional (BIN) untuk memperketat penjagaan di pintu masuk ke Sumut.

“Fokus kami saat ini mewaspadai perlintasan manusia untuk antarnegara,” kata Samuel Toba di Medan, Jumat (15/3/2019).

BACA JUGA:

Cerita Korban Selamat dari Ledakan Bom di Rumah Teroris di Sibolga

Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sibolga

Samuel mengungkapkan, petugas Imigrasi mewaspadai para pendatang dari beberapa negara yang memang dicurigai dengan sejumlah aksi teror. Begitu juga terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang baru datang dari wilayah tersebut.

“Perhatian khusus kami terhadap para warga negara asing yang berasal dari wilayah yang cukup dikenal dengan aksi teror ataupun warga negara kita yang baru datang dari wilayah tersebut,” kata Samuel.

Tindakan ini dinilai penting dalam rangka menekan dan mempersempit ruang gerak para pelaku teror di Sumut. Langkah itu juga diharapkan bisa memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat yang ada di Sumut.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto sebelumnya mengatakan, dari pengungkapan terduga teroris di Sumatera Utara dalam tiga hari terakhir, tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan lima terduga teroris jaringan Jamaah Anshorut Daulah (JAD). Rinciannya, empat terduga teroris ditangkap di Kota Sibolga dan satu terduga di Kota Tanjungbalai.

"Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari penangkapan terduga teroris di Kota Sibolga. Inisialnya di antaranya M dan R," kata Kapolda, Kamis (14/3/2019).


Editor : Maria Christina