Pembunuhan Pensiunan TNI di Langkat Terungkap, Pelakunya Mengejutkan

Stepanus Purba ยท Jumat, 07 Desember 2018 - 15:09 WIB
Pembunuhan Pensiunan TNI di Langkat Terungkap, Pelakunya Mengejutkan

Petugas saat mengevakuasi jenazah pensiunan TNI Pelda M Amin Ismail yang jadi korban pembunuhan di Langkat Jumat (30/11/2018). (Foto: dok Ineww.id)

LANGKAT, iNews.id – Setelah dua pekan melakukan serangkaian penyelidikan, polisi akhirnya mengungkap kasus pembunuhan pensiunan TNI Pelda M Amin Ismail. Polres Langkat menangkap pelakunya di Jalan Perwira Lingkungan VI, Kelurahan Satria, Kabupaten Binjai, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (7/12/2018).

Kasubbag Humas Polres Langkat AKP Arnold mengatakan, kedua pelaki yang diamankan yakni Yopi Ari Prabowo alias Bowo (30), eksekutor yang menghabisi nyawa korban dan Lilik Suhardi, penadah ponsel milik korban yang dijual pelaku Bowo. Mengejutkannya, pelaku Bowo merupakan cucu korban.

Arnold menceritakan, kronologi penangkapan berawal saat polisi mendeteksi keberadaan ponsel milik korban. Mendapat info penting, tim gabungan Polres Langkat yang dibantu Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut melakukan penelusuran.

“Hasil penyelidikan, petugas menangkap pelaku Lilik beserta barang bukti di rumahnya, Jalan Nenas Apel I Bandar Senembah, Sukarame, Binjai," kata Arnold.

BACA JUGA: Jadi Korban Perampokan, Pensiunan TNI Tewas dalam Rumahnya di Langkat

Usai penangkapan, petugas menginterogasi pelaku Lilik yang mengaku dia mendapat ponsel itu dari pelaku Bowo. Keterangan itu ditindaklanjuti dengan mengamankan pelaku Bowo di kediamannya.

Hasil pemeriksaan, pelaku Bowo mengakui semua perbuatannya. Dia membenarkan telah menghabisi nyawa Pelda Amin Ismail. "Pelaku mengaku dia merupakan cucu korban. Dia membunuhnya dengan cara memukul kepala korban menggunakan palu sebanyak tiga kali," ujar Arnold.

Seusai menghabisi nyawa kakeknya, pelaku Bowo mengambil sejumlah barang milik korban, termasuk di antaranya satu unit ponsel merek Nokia berwarna hitam dan sebuah sepeda motor warna biru.

"Untuk menghilangkan jejak, pelaku membuang palu yang digunakannya menghabisi nyawa korban ke Sungai Titi Besi Binjai," ucapnya.

Saat ini kedua pelaku telah diamankan ke Mapolres Langkat untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Masih ada satu pelaku lagi yang kami buru. Identitasnya sudah kami kantongi bernama Pian. Dia pembeli motor milik korban," ujarnya.

Diketahui, pensiuan TNI M Amin Ismail ditemukan tewas mengenaskan dalam rumahnya di Jalan Murai, Keluarahan Kuala Bingei, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumut, Jumat (30/11/2018). Korban tewas mengenaskan dengan sejumlah luka di tubuhnya.


Editor : Donald Karouw