Pemuda Bertato Ditemukan Tewas Penuh Luka Tusukan di Deliserdang

Adi Palapa Harahap ยท Sabtu, 03 November 2018 - 23:27 WIB
Pemuda Bertato Ditemukan Tewas Penuh Luka Tusukan di Deliserdang

Warga digegerkan dengan penemuan mayat pemuda bertato di Dusun 16, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumut, Sabtu (3/11/2018). (Foto: iNews/Adi Palapa Harahap)

DELISERDANG, iNews.id – Sesosok pemuda bertato ditemukan tewas bersimbah darah di lahan garapan Pasar 8 Dusun 16, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (3/11/2018). Penemuan mayat tersebut menggegerkan warga setempat.

Korban diketahui bernama Roy Eko Aritonang (32), warga Jalan Pelita 2 Kelurahan Sidorame Barat, Kecamatan Medan Perjuangan. Mayat pemuda ini pertama kali ditemukan warga dengan kondisi tertelungkup dalam lubang. Warga selanjutnya melaporkan ke Polsek Percut Sei Tuan.

Petugas Tim Inafis dari Polrestabes Medan yang tiba di lokasi melakukan identifikasi di tubuh korban. Polisi menduga korban dibunuh karena menemukan tubuhnya penuh luka tusukan di bagian leher dan kepala.

“Kami dapat informasi dari warga dan langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Kami akan menindaklanjuti penyelidikan kasus ini bekerja sama dengan polsek dan polres,” kata Kapolsek Percut Sei Tua Kompol Faidil Zikri.


BACA JUGA: Warga Medan Tembung Dihebohkan Penemuan Mayat Pria di Pinggir Jalan


Di lokasi, petugas juga menemukan kotak rokok berisi pipet kaca yang biasa digunakan untuk mengonsumsi narkoba dan SIM card telepon seluler.

Awalnya petugas belum mengetahui identitas korban karena tidak menemukan bukti identitasnya di TKP. Korban memiliki ciri-ciri memiliki tato di kedua lengan. Identitas korban terungkap setelah Tim Inafis memeriksa sidik jari korban dengan mengunakan alat pendeteksi sidik jari.

Guna penyelidikan lebih lanjut, korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polri di Sei Wampu Medan. Polisi juga memasang garis polisi di lokasi penemuan mayat untuk kepentingan penyelidikan. Petugas masih mengejar pelaku pembunuhan korban dan motif pembunuhan.


Editor : Maria Christina