Polemik Wisata Halal di Danau Toba, Gubernur Sumut: Jangan Percaya Isu Hoaks

Stepanus Purba ยท Rabu, 04 September 2019 - 01:30 WIB
Polemik Wisata Halal di Danau Toba, Gubernur Sumut: Jangan Percaya Isu Hoaks

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saya menjawab pertanyaan awak media terkait wisata halal di Danau Toba. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

NIAS, iNews.id - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi akhirnya angkat bicara terkait wacana penerapan wisata halal di kawasan Danau Toba.

Edy mengatakan, isu yang beredar di media sosial terkait konsep wisata halal di kawasan Danau Toba dipelintir oleh sejumlah pihak sehingga menjadi polemik.

Mantan Pangkostrad itu menuturkan, kawasan Danau Toba adalah kawasan wisata yang terbuka untuk semua pihak tanpa memandang agama, suku, dan asal negara.

Edy menjelaskan, dirinya hanya meminta kepada seluruh rumah makan khususnya para pengusaha rumah makan yang beragama Islam untuk menuliskan label halal di rumah makan.

"Jadi bukan semua rumah makan itu harus halal. Jadi kita hanya ingin memberikan kemudahan bagi para wisatawan kita," ucap Edy di sela-sela rapat persiapan Sail Nias, Selasa (3/9/2019).

Menurut Edy, ada sejumlah pihak yang memang sengaja mendramatisasi terkait isu wisata halal di kawasan Danau Toba ini. Sehingga menjadi polemik di masyarakat. 

"Saya minta seluruh pihak untuk tidak terprovokasi terkait dengan isu hoaks yang beredar terkait dengan konsep halal," kata Edy.

Sebelumnya, puluhan mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut), Senin (2/9/2019). Mereka menuntut penjelasan Gubernur Edy Rahmayadi soal konsep wisata halal di Danau Toba.


Editor : Kastolani Marzuki