Polisi Tembak Bandar Narkoba Pelaku Pengeroyokan Kapolsek Patumbak

Stepanus Purba, Antara ยท Sabtu, 10 Agustus 2019 - 15:45 WIB
Polisi Tembak Bandar Narkoba Pelaku Pengeroyokan Kapolsek Patumbak

Ilustrasi tewas. (Foto: Okezone).

MEDAN, iNews.id - Pelaku pengeroyokan terhadap Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar, ditembak polisi saat hendak ditangkap. Namun tersangka tewas setelah beberapa jam mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael Sandy Cahta Priambodo mengatakan, petugas awalnya menangkap tersangka bandar narkoba A (28) di kediaman seorang warga. Pelaku kemudian dibawa petugas untuk kepentingan pengembangan kasus.

"Pengembangan kasus untuk mencari pelaku lain yang ikut mengeroyok Kapolsek Patumbak," kata Raphael kepada wartawan di Mapolrestabes Medan, Sumut, Sabtu (10/8/2019).

BACA JUGA: Kapolsek Patumbak Dikeroyok Bandar Narkoba di Deliserdang

Namun setibanya di Jalan Marindal, tepatnya di belakang Pabrik Alumex, tersangka melakukan perlawanan dan berusaha kabur. Tim awalnya beberapa kali memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkannya.

Akhirnya polisi melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki tersangka. Pelaku yang saat itu dalam kondisi terluka malah melompat ke parit.

"Tersangka yang sudah tak berdaya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Setelah beberapa jam dirawat, tersangka akhirnya tewas," ujar dia.

BACA JUGA: Buron Setahun, Polisi Tangkap Satpam Pelaku Penusukan di Lahan Sumsel

Menurut Raphael, tersangka A sudah lama menjadi target operasi. Dia dinilai lihai dalam menghindari sergapan petugas. Pelaku juga dikatakan bandar besar, karena sepekan dapat menjual setengah sampai satu kilogram sabu.

"Saat ini kita masih melakukan pengembangan terhadap jaringan tersangka," kata dia.

Sebelumnya, Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar, dikeroyok saat hendak menangkap bandar narkoba A di Kabupaten Deliserdang, Sumut. Kini korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Colombia Medan, karena mengalami luka di bagian wajah.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal