Puluhan Bangkai Babi Kembali Mengambang di Sungai Bederah Medan

Stepanus Purba ยท Jumat, 08 November 2019 - 17:16 WIB
Puluhan Bangkai Babi Kembali Mengambang di Sungai Bederah Medan

Bangkai babi kembali ditemukan mengambang di Sungai Bederah, Kota Medan, Sumut, Jumat (8/11/2019) pagi. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id – Warga yang tinggal di bantaran Sungai Bederah resah karena pembuangan bangkai babi masih terus terjadi di aliran sungai. Selain karena menimbulkan bau busuk menyengat, bangkai hewan ternak itu dikhawatirkan menjadi sumber penyakit.

Kepala Lingkungan IX Terjun, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Medan Marelan, Syamsul Bahri mengatakan, hingga Jumat pagi tadi, dia melihat puluhan bangkai babi mengambang di Sungai Bederah. Bau busuk pun lebih menyengat dari sebelumnya.

“Bangkai babi ini mulai terlihat mengambang sejak maghrib kemarin. Babinya dibawa arus sungai yang naik semalam,” kata Syamsul Bahri, Jumat (8/11/2019).

 

BACA JUGA: Soal Ratusan Bangkai Babi di Sungai Bederah, Ini Kata Gubernur Sumut Edy Rahmayadi

 

Untuk mengurangi bau busuk dari bangkai babi tersebut, masyarakat berinisiatif untuk membersihkan. Mereka berusaha dari Jumat pagi menyingkirkan bangkai-bangkai yang tersangkut di tepi sungai.

Selama beberapa hari terakhir, pihak kelurahan dan kecamatan juga sudah turun untuk membersihkan bangkai-bangkai babi. Namun, ternyata bangkai babi masih terus ada. Mereka tidak mengetahui sumbernya.

“Padahal, di daerah ini tidak ada peternak babi. Kami juga tidak tahu dari mana orang membuang bangkai babi ini,” ujarnya.

 

BACA JUGA: Puluhan Bangkai Babi yang Mengambang di Danau Siombak Terjangkit Virus Hog Cholera

 

Karena masih banyak bangkai, masyarakat menghindari beraktivitas di sekitar sungai. Mereka yang biasanya memancing ikan di sana, saat ini enggan memancing ikan.

“Banyak warga yang tidak berani memancing karena takut terkena penyakit. Apalagi yang mau mengambil air sungai itu,” katanya.

Syamsul berharap pemerintah daerah setempat dan pihak keamanan dapat mengungkap siapa yang membuang bangkai-bangkai babi di Sungai Bederah. Pelakunya harus bertanggung jawab karena tindakan itu telah meresahkan warga dan mencemari lingkungan.

“Semoga cepat diketahui siapa yang membuang bangkai-bangkai babi ini agar tidak membuat masyarakat resah,” ujarnya.


Editor : Maria Christina