Puluhan Pemuda Serang Rumah Warga di Kwala Bekala Medan, 1 Tewas

Stepanus Purba ยท Senin, 05 November 2018 - 14:21 WIB
Puluhan Pemuda Serang Rumah Warga di Kwala Bekala Medan, 1 Tewas

Polisi menginterogasi salah satu pelaku penyerangan yang menewaskan satu warga di Kwala Bekala, Medan. (Foto: iNews/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id - Dua warga yakni Lasiman (55) dan Suparno (36) menjadi korban penyerangan dan pengeroyokan yang dilakukan puluhan pemuda di Jalan Luku, Gang Cangkul, Kelurahan Kwala Bekala, Medan, Minggu (4/11/2018) kemarin. Suparno akhirnya tewas setelah mengalami luka parah di bagian kepala akibat serangan benda tumpul.

Penyerangan ini diduga terkait bisnis narkoba yang dijalani salah seorang warga di tempat tersebut atas nama Dedek. Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan, sebelum kejadian Dedek ditemui oleh dua orang warga Gang Quba yang bernama Eko dan Eboy yang hendak membeli narkoba jenis sabu. Namun, transaksi narkoba tersebut batal setelah Dedek menolak permintaan keduanya.
 
“Oleh Dedek, permintaan Eko dan Eboy ditolak dengan alasan bahwa dirinya sedang tidak memiliki barang untuk dijual kepada mereka. Tak mendapati barang yang mereka cari, Eko dan Eboy malah melempari rumah Dedek dengan batu dan kemudian kabur," kata Dadang, Senin (5/11/2018).

Tak terima rumahnya dilempari, Dedek kemudian mengajak seorang rekannya bernama Bagong untuk menemui Eko dan Eboy di Gang Quba. Mereka pun terlibat cekcok yang berujung pada perkelahian. "Merasa tidak imbang, Dedek dan Bagong selanjutnya kabur dengan menggunakan angkot," lanjut Dadang.

Pascakejadian perkelahian tersebut, Eko dan Eboy bersama dengan puluhan orang lainnya mendatangai Gang Cangkul dan mencari Dedek di rumahnya. Karena tidak berhasil menemukan Dedek, para pemuda ini kemudian bertindak beringas dengan menyasar rumah warga lainnya milik Prayetno yang saat itu tengah ramai didatangi warga.

"Penyerangan ini membuat warga yang ada di rumah Prayetno panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri dari aksi brutal kelompok pemuda ini," ujar Dadang.

Dadang menyebut, saat penyerangan itu, dua warga yakni Lasiman (55) dan Suparno (36) terjebak di dalam rumah. Keduanya pun menjadi korban amukan kelompok pemuda tersebut. "Keduanya diserang dengan menggunakan senjata tajam dan balok sehingga menyebabkan korban mengalami luka yang cukup parah," ujar Dadang.

Usai menjalankan aksinya, para pemuda itu kemudian meninggalkan kedua korban begitu saja di dalam rumah. Kedua korban baru ditolong warga saat penyerangan berakhir. Keduanya lalu dibawa ke Rumah Sakit Medica untuk dirawat.

"Sayangnya nyawa dari Suparno tidak dapat diselamatkan lagi karena mendapatkan luka parah di bagian Kepala. Sedangkan Lasiman mengalami luka-luka di bagian lengannya dan tengah dirawat intensif," ucap Dadang.

Dadang mengatakan, sedikitnya ada 20 orang pemuda yang diduga terlibat dalam insiden berdarah ini. "Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, sedikitnya ada 20 orang pelaku penyerangan. Saat ini kami sudah berhasil mengamankan sejumlah pelaku. Sementara beberapa orang lainnya masih dilakukan pengejaran termasuk kepada Eko dan Eboy," ucapnya.


Editor : Himas Puspito Putra