Ratusan Pengemudi GrabCar di Medan Demo Desak Pemprov Tutup PT TPI

Stepanus Purba ยท Senin, 11 Februari 2019 - 15:26 WIB
Ratusan Pengemudi GrabCar di Medan Demo Desak Pemprov Tutup PT TPI

Ratusan pengemudi online GrabCar mendesak Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menutup PT TPI di Kantor Gubsu, Medan, Senin (11/2/2019). (Foto: IST)

MEDAN, iNews.id – Ratusan pengemudi online GrabCar berdemonstrasi di depan Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Kota Medan, Senin (11/2/2019). Mereka mendesak Pemprov Sumut untuk menutup PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI) yang dinilai telah merugikan mereka.

Dalam aksinya, ratusan pengemudi GrabCar turut serta membawa mobil mereka. Massa memblokade Jalan Diponegoro sehingga menyebabkan kemacetan. Polisi lalu lintas berusaha melakukan pengalihan arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan.

BACA JUGA:

Derita Sopir Taksi Konvensional di Yogya setelah Digerus Taksi Online

Tuntut Kenaikan Tarif, Ratusan Pengemudi Online Demo di Surabaya

Koordinator aksi, Musa Tarigan mengatakan, PT Grab Indonesia telah melanggar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Pasalnya, Grab bekerja sama dengan PT TPI dengan memberikan orderan prioritas kepada perusahaan itu.

“Sistem yang diberlakukan pihak penyedia aplikasi Grab Indonesia, menimbulkan konflik horizontal antara pengemudi PT TPI dan pengemudi di luar PT TPI,“ kata Musa.

Menurut Musa, kerja sama Grab dengan PT TPI membuat para pengemudi online di luar PT TPI menjadi kesulitan mendapatkan permintaan dari konsumen. Dampaknya, mereka tidak mendapat penghasilan dan sulit membayar cicilan.

“Karena itu, kami mendesak Gubernur Sumatera Utara menutup PT TPI yang telah merugikan para pengemudi online lain,” ujar Musa.

Aksi sempat diwarnai dengan keributan. Pasalnya, para pengemudi online juga melakukan aksi sweeping terhadap sopir lain yang tidak mengikuti aksi ini dan memasak mereka ikut berdemonstrasi. Namun, keributan ini segera reda.


Editor : Maria Christina