Rekap Suara di Deliserdang dan Nisel Belum Tuntas, KPU Sumut Kembali Tunda Pleno

Stepanus Purba ยท Rabu, 15 Mei 2019 - 19:09 WIB
Rekap Suara di Deliserdang dan Nisel Belum Tuntas, KPU Sumut Kembali Tunda Pleno

Suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi suara Pemilu 2019 tingkat Sumut yang digelar KPU. KPU Sumut kembali menunda rapat pleno karena rekapitulasi di dua daerah belum selesai. (Foto: iNews.id/Stepanus Purba)

MEDAN, iNews.id – Rapat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 tingkat provinsi yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) kembali harus ditunda. Pleno yang rencananya digelar hari ini, Rabu (15/5/2019), dilanjutkan pada Kamis (16/5/2019) besok.

Ketua KPU Sumut Yulhasni mengungkapkan, pihaknya harus menskors rapat pleno rekapitulasi penghitungan hasil perolehan suara tingkat provinsi karena masih menunggu selesainya penghitungan di dua daerah. Dua daerah yang belum menyelesaikan rekapitulasi yakni, Kabupaten Deliserdang dan Kabupaten Nias Selatan.

“Kami skors plenonya sampai besok hari Kamis 16 Mei 2019,” kata Yulhasni di Medan.

BACA JUGA:

Anggota DPRD Medan Diculik dan Dianiaya usai Rekap Suara, Polisi Tangkap Pelaku

Erwin Siahaan, Driver Ojol Jadi Anggota DPRD Kota Medan

Yulhasni menjelaskan, rekapitulasi di tingkat KPU Deliserdang hingga saat ini masih menyisakan satu kecamatan, yakni Kecamatan Percut Sei Tuan. Jumlah TPS yang mencapai 1.109 pada kecamatan tersebut membuat petugas PPK kewalahan menyelesaikan proses rekapitulasi tepat waktu.

“Sementara proses rekapitulasi tingkat KPU Nias Selatan pada 1 kecamatan juga belum selesai dilakukan seperti yang direkomendasikan oleh Bawaslu Sumut. Jadi, kami berharap semoga kedua daerah ini cepat menyelesaikan rekapitulasi agar pleno dapat dilanjutkan besok,” katanya.

Dia menambahkan, KPU RI memberi perhatian atas rekapitulasi dua daerah di Sumut yang belum selesai. KPU selanjutnya mengeluarkan surat edaran terbaru yang berisi tentang perpanjangan masa rekapitulasi tingkat KPU provinsi hingga 18 Mei 2019 mendatang. “Surat edarannya kami terima tadi malam,” ujarnya.


Editor : Maria Christina